UKIR Prestasi! di Indonesia Muaythai Championship, Kontingen Buleleng Boyong 3 Medali Emas & 3 Perak
Anak Agung Seri Kusniarti August 10, 2026 09:36 PM

TRIBUN-BALI.COM - Atlet Muaythai Bali, khususnya dari wilayah Buleleng sukses mengukir prestasi di kancah nasional, Indonesia Muaythai Championship berlangsung di GOR Abdur Rosyad, Kota Bekasi, 4–9 Agustus 2026.

Prestasi tersebut diungkapkan Wakil Ketua Pengprov Muaythai Bali, Jeremias A Luhukay pada Senin 10 Agustus 2026.

Pria yang akrab disapa Jerry tersebut mengungkapkan, perolehan enam medali tersebut membuktikan atlet Bali memiliki kemampuan mumpuni di kancah nasional.

Dari enam medali tersebut di antaranya, tiga medali emas dan tiga lainnya medali perak."Saya salut untuk semangat dan perjuangan kontingen Bali," kata Jerry.

Tiga medali emas masing-masing diperoleh Luh Mila Yuni Ariani, Kadek Tegar Radiarta, dan Kadek Bayu Suteja. 

Sementara tiga medali perak diraih oleh Ida Bagus Ngurah Prabawa Manuaba, I Gusti Agung Ayu Kartika Dewi, dan Ni Ketut Listrayanti.

Baca juga: Road To Victory Sukses di Bali: Dorong Bangkitnya Muaythai Indonesia dan Sport Tourism Internasional

Koordinator Kontingen Muaythai Buleleng, Gede Sudarma, mengatakan perolehan medali emas dan perak itu tak lepas dari perjuangan keras para atlet.

Ia mengaku capaian di Indonesia Muaythai Championship ini, menjadi kebanggaan tersendiri di tengah persaingan ketat di Indonesia Muaythai Championship.

Ia menambahkan, hasil yang diraih pada Kejurnas IMC 2026 tidak hanya menjadi sebuah pencapaian, tetapi juga bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan ke depan

Menurutnya, evaluasi akan dilakukan secara berkelanjutan, baik dari sisi peningkatan kemampuan atlet maupun pola pembinaan. Hal tersebut penting, untuk memastikan munculnya bibit-bibit baru yang nantinya mampu melanjutkan prestasi Muaythai Buleleng di berbagai kejuaraan.

“Ke depannya, hasil ini akan terus menjadi evaluasi untuk pembinaan atlet sekaligus regenerasi atlet Muaythai di Kabupaten Buleleng,” tambahnya.

Sementara itu, atlet peraih medali emas, Kadek Bayu Suteja, mengaku sempat pesimis dapat meraih hasil maksimal dalam kejuaraan tersebut. Pasalnya, persaingan di kelas yang diikutinya berlangsung sangat ketat dan seluruh lawan yang dihadapi memiliki kemampuan yang patut diperhitungkan.

Kendati sempat diliputi rasa pesimis, Bayu tetap berusaha menjaga fokus dan memberikan kemampuan terbaiknya di atas arena. Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah dirinya berhasil keluar sebagai peraih medali emas.

“Awalnya saya sempat pesimis karena persaingan di kelas saya sangat ketat. Tapi saya berusaha tetap fokus dan percaya dengan kemampuan yang sudah dipersiapkan selama latihan,” ungkap Bayu.

Dengan raihan tiga medali emas dan tiga medali perak, kiprah Muaythai Buleleng di Kejurnas IMC 2026 menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga tersebut di Kabupaten Buleleng.

Prestasi ini sekaligus menjadi modal penting dalam proses pembinaan dan regenerasi atlet untuk menghadapi berbagai ajang di masa mendatang.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.