Edukasi Keamanan Pangan, BPOM Terjun ke Desa Cirahab Banyumas
khoirul muzaki August 10, 2026 11:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO- Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Banyumas memberikan Sosialisasi Keamanan Pangan sekaligus Pengujian Jajanan Anak Sekolah kepada warga di Desa Cirahab, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Senin (10/8/2026).


Kegiatan tersebut menjadi rangkaian agenda program non-fisik Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026.


Peserta merupakan penggerak masyarakat desa, yakni ibu-ibu kader PKK, kader Posyandu, dan pemuda Karang Taruna Desa Cirahab.


Pemateri dalam kegiatan tersebut dari Balai POM di Banyumas, yaitu Albert Christy dan Tri Wandiro.


Tri Wandiro mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman, bermanfaat dan bermutu.


Pelibatan kelompok masyarakat ini dirancang agar mereka mampu menjadi perpanjangan tangan Balai POM di Banyumas.


"Kami berharap masyarakat bisa menjaga dan menyebarkan prinsip keamanan pangan di lingkungan terkecil dimulai dari rumah tangga masing-masing," ungkapnya. 


Tri dan juga Albert juga menyampaikan edukasi pentingnya menjaga keamanan pangan keluarga dengan mengolah pangan yang terbebas dari cemaran biologi, cemaran fisik dan cemaran kimia. 


Karena derajat kesehatan masyarakat berawal dari kualitas pangan yang dikonsumsi harian di rumah. 


Melalui materi tersebut, kader desa diajarkan cara mengenali ciri-ciri fisik pangan berbahaya, memilih bahan baku berkualitas, hingga teknik pengolahan yang tepat untuk mencegah kontaminasi bakteri. 


Serta pemanfaatan CEK KLIK (Cek Label, Kemasan, Izin Edar dan Kedaluwarsa) sebelum membeli dann mengkonsumsi pangan olahan terkemas.


"Kami juga melakukan aksi nyata pengawasan ke lapangan dengan mengambil sampel jajanan anak sekolah. Kami langsung uji di lokasi menggunakan rapid test kit (alat uji cepat)," jelasnya 


Menurut Tri, tes dilakukan ke 16 item yang terdiri dari sosis, kembang gula, basreng, macaroni, cireng, sempol, jeli, minuman dll. 


Dari hasil pengujian tidak ditemukan sampel jajanan yang mengandung borak, formali, rhodamine B (pewarna Tekstil merah) dan methanil yellow (pewarna Tekstil kuning).


"Kegiatan pengujian ini merupakan Inovasi Mas Lakon (Balai POM di Banyumas melayani konsultasi online dan mobil laboratorium keliling) yang dimiliki Balai POM di Banyumas," ujarnya. (fba)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.