Pengendara NMax Tewas Tabrak Pohon Setelah Hilang Keseimbangan
M Syofri Kurniawan August 11, 2026 10:55 AM

 

TRIBUNJATENG.COM, GIANYAR – Senin 10 Agustus 2026 pagi, kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Baypass Darma Giri, Kelurahan Bitra, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Bali.

Sepeda motor Yamaha NMax hilang kendali dan menabrak pohon di pinggir jalan.

Pengendara berinisial IKAG, warga Kabupaten Bangli, meninggal dunia.

Baca juga: Nyawa Putu Melayang Setelah Motor Oleng Hantam Pohon Perindang

Ia mengendarai Yamaha NMax bernomor polisi DK 6345 PW sebelum mengalami kecelakaan tunggal atau out of control (OC).

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 05.20 Wita setelah masyarakat melaporkan kecelakaan kepada petugas Satlantas Polres Gianyar.

Kronologi

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun petugas, korban saat itu melaju dari arah utara menuju selatan.

Korban diketahui hendak menuju arah barat dengan tujuan wilayah Buruan, Blahbatuh.

Saat melakukan manuver untuk mengubah arah, korban diduga kehilangan keseimbangan.

Sepeda motor yang dikendarainya kemudian oleng hingga keluar dari jalur.

NMax tersebut kemudian menghantam sebuah pohon yang berada di pinggir jalan.

Benturan keras membuat korban terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Warga bersama petugas yang tiba di lokasi kemudian memberikan pertolongan kepada korban.

Namun, upaya pertolongan tersebut tidak berhasil.

IKAG akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Satlantas Polres Gianyar menyatakan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal atau out of control.

Polisi selidiki penyebab pasti kecelakaan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gianyar, Ipda I Wayan Wijaya, membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut.

Ia mengatakan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.

Namun, dugaan sementara korban kehilangan kendali ketika hendak melakukan manuver.

"Kecelakaan tunggal, diduga karena kehilangan kendali," jelasnya.

Petugas masih melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut untuk memastikan rangkaian kejadian serta faktor yang menyebabkan korban kehilangan kendali atas sepeda motornya.

Ipda Wayan Wijaya mengingatkan peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat berkendara pada dini hari.

Kondisi jalan, kecepatan kendaraan, serta kemampuan pengendara dalam mengendalikan kendaraan perlu menjadi perhatian, terutama ketika hendak bermanuver, berbelok, atau mengubah arah.

Kewaspadaan tersebut penting untuk mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi, terlebih kecelakaan tunggal dapat terjadi ketika pengendara kehilangan kendali atas kendaraan yang dikemudikan. (*)

 

Baca juga: Mobil SPPG Tabrakan dengan Truk Tronton Setelah Antar MBG, Penumpang Tewas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.