Dampak Kekeringan, 32 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Tiga Desa di Pati
muslimah August 11, 2026 10:55 AM

Dampak Kekeringan, 32 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Tiga Desa di Pati
 
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati akibat musim kemarau mulai mendapat penanganan darurat. 

Sebanyak 32.000 liter air bersih disalurkan kepada warga terdampak kekeringan yang tersebar di tiga lokasi, yakni Desa Gebang di Kecamatan Gabus, Desa Tambahmulyo di Kecamatan Jakenan, serta Dukuh Pojok yang berada di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Winong.

Penyaluran air bersih dilakukan pada Senin (10/8/2026).

Pendistribusian bantuan secara masif tersebut mengandalkan armada gabungan yang terdiri atas enam unit kendaraan tangki masing-masing berkapasitas 4.000 liter dan satu unit kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) berkapasitas 8.000 liter milik Sat Samapta Polresta Pati. 

Secara terperinci, Desa Gebang menerima pasokan dari tiga tangki air, Desa Tambahmulyo disokong oleh satu unit AWC dan satu truk tangki, sementara Dukuh Pojok mendapatkan alokasi satu tangki air bersih.

Guna memastikan pembagian air berjalan secara adil dan teratur, personel Polresta Pati beserta Polsek jajaran, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga pemerintah dan perangkat desa setempat terjun langsung mengatur antrean warga di lokasi. 

Langkah ini diambil agar kebutuhan dasar masyarakat di tengah puncak kekeringan dapat terpenuhi tanpa memicu kericuhan.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Sigit, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk nyata respons kepolisian terhadap penderitaan warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan harian.

ihaknya menyatakan berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi kekeringan di seluruh wilayah hukumnya sambil berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah serta para stakeholder terkait.

"Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang saat ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga," ujar Kombes Sigit. 

Ia menambahkan bahwa kepolisian tidak ingin masyarakat berjuang sendirian menghadapi dampak krisis iklim ini, seraya mengimbau publik untuk bijak menghemat penggunaan air serta meningkatkan semangat gotong royong antarwarga.

Kedatangan rombongan pembawa air segar tersebut langsung disambut hangat oleh warga penerima manfaat yang telah berhari-hari kesulitan mendapatkan pasokan layak. 

Perwakilan warga dari ketiga lokasi tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran kepolisian.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolresta Pati dan seluruh jajaran Polresta Pati. Bantuan air bersih ini sangat membantu warga, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi kemarau," tutur salah seorang warga di lokasi penyaluran. 

Kegiatan bakti sosial yang berlangsung aman dan tertib ini dipastikan bukan yang terakhir, mengingat pemetaan kawasan rawan kekeringan masih terus dilanjutkan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya. (mzk)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.