TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari mencatat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah Kabupaten Batang Hari berada pada angka 28 dengan kategori BAIK pada Selasa (11/8/2026).
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan serta menjaga kesehatan mengingat kondisi cuaca mulai memasuki puncak musim kemarau.
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Batang Hari Sholihin, menyampaikan pemantauan kualitas udara dilakukan secara berkala setiap hari berdasarkan data resmi BMKG dan kementerian terkait.
"Untuk ISPU dan kondisi udara setiap hari terus kita update dan pantau dari website resmi. Saat ini nilainya berada di angka 28, artinya kualitas udara masih dalam kategori relatif baik," katanya.
Ia menjelaskan perubahan kondisi udara saat ini dipengaruhi oleh fenomena cuaca kemarau serta munculnya titik panas (hotspot) di beberapa wilayah, baik di Batang Hari maupun kabupaten tetangga.
BPBD terus mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila terjadi pergeseran kualitas udara.
Berdasarkan prakiraan cuaca BPBD Batang Hari per Selasa (11/8/2026), 8 kecamatan di Kabupaten Batang Hari mulai dari Muara Bulian, Muara Tembesi, Maro Sebo Ilir, Mersam, Maro Sebo Ulu, Batin XXIV, Bajubang, hingga Pemayung masuk dalam status WASPADA potensi mudah terbakar pada lapisan atas permukaan tanah (karhutla).
Pihak BPBD melarang keras masyarakat membuka lahan dengan cara membakar serta mengimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Tribunjambi.com di lapangan untuk wilayah Kecamatan Muara Bulian, aroma maupun kabut asap tipis memang mulai terasa di pagi hari.
Kendati demikian, pekatnya asap tidak terlalu kuat dan tidak terasa saat memasuki siang hari. Meski kondisi udara masih tergolong aman, warga tetap disarankan untuk menjaga daya tahan tubuh, menggunakan masker saat beraktivitas di luar, dan memperbanyak konsumsi air putih. (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Jaksa Masih Susun Dakwaan 3 Tersangka Korupsi DAK Disdik Jambi Varial Cs
Baca juga: Kebakaran Gambut di Muaro Jambi Meluas, WARSI Soroti Tata Kelola Kawasan