Thinner dan Cat Bikin Api Cepat Besar, Gudang Penyimpanan Triplek di Cisaat Sukabumi Terbakar
Ichsan August 11, 2026 03:11 PM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI — Gudang penyimpanan triplek di Kampung Sukasari, RT 26/RW 09, Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar, Senin (10/8/2026) malam.

Kobaran api diduga berasal dari korsleting listrik yang dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan beserta material yang tersimpan di dalamnya.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 juta.

Wakil Komandan Pos (Wadanpos) Pos Damkar VI Cisaat, Dudi Darmawidi, mengatakan api pertama kali diketahui oleh pemilik bengkel yang berada tepat di seberang gudang.

"Api pertama kali dilihat oleh pemilik bengkel yang ada di seberang gudang. Saksi melihat ada nyala api muncul dari bagian tengah gudang kosong," ujar Dudi saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).

Menurut Dudi, api kemudian membesar dalam waktu singkat karena di dalam gudang terdapat material yang mudah terbakar, termasuk bahan kimia seperti thinner dan cat.

Saat kejadian, gudang penyimpanan triplek jenis blok tersebut dalam kondisi kosong dan tidak ada orang di dalam bangunan.

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 23.01 WIB.

Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 23.05 WIB.

"Dugaan sementara ini dari korsleting listrik. Soalnya itu gudang kosong, tidak ada orang di dalam. Untuk total kerugian materiil, kemarin dari hasil pendataan ditaksir sekitar Rp500 juta," kata Dudi.

Proses pemadaman melibatkan puluhan personel gabungan dengan dukungan sejumlah armada pemadam kebakaran.

Sebanyak dua unit armada dari Posko Cisaat, satu unit Posko Sukaraja, satu unit Posko Cibadak, serta satu unit armada bantuan dari Damkar Kota Sukabumi dikerahkan ke lokasi.

Meski api membakar material yang mudah terbakar, proses pemadaman tidak mengalami kendala berarti.

Petugas juga terbantu dengan keberadaan kolam di sekitar lokasi yang digunakan sebagai sumber pasokan air.

"Kesulitan pemadaman alhamdulillah tidak ada. Berhubung air dekat dengan kolam, jadi mobil armada standby menyedot air dari kolam tersebut," katanya.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api.

Kondisi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Dudi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.

"Kami pastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.