Jakarta (ANTARA) - Kepolisian tengah mendalami video viral yang memuat dugaan penistaan agama pada kegiatan festival musik "The Sounds Project" di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan peristiwa tersebut diduga terjadi di lokasi acara pada Minggu (9/8) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Guna memproses kasus tersebut, Polsek Pademangan telah berkoordinasi dengan pihak penyelenggara acara (event organizer/EO) dan pemilik stan (booth) di lokasi untuk mendukung kelancaran proses hukum," ucapnya.
Budi menambahkan penyidik menjadwalkan pemanggilan klarifikasi terhadap pihak EO serta pemandu acara (master of ceremony/MC) pada Selasa.
Selanjutnya, pihak kepolisian akan melengkapi administrasi penyelidikan dan melakukan gelar perkara guna menentukan kelanjutan status hukum dugaan kasus tersebut.
Selain itu, kepolisian juga memfasilitasi dan membuka ruang bagi masyarakat yang hendak membuat laporan resmi terkait peristiwa tersebut.
Sebelumnya beredar sebuah video viral yang diunggah di media sosial X melalui akun @Jakartatalk yang memperlihatkan sebuah merek minuman melakukan acara tantangan atau challenge terhadap salah satu pengunjung.
Dalam video yang diunggah pengunjung tersebut membacakan salah satu ayat dari kitab suci Al-Quran.
Menanggapi hal tersebut, pihak penyelenggara melalui akun resminya telah meminta maaf dan menyebutkan tantangan tersebut di luar arahan atau persetujuan pihak penyelenggara.
"Kami tidak pernah dan tidak akan pernah menoleransi bentuk penistaan agama atau tindakan yang menyinggung SARA oleh pihak mana pun yang beraktivitas di area acara kami, termasuk sponsor dan mitra kerja sama," tulis akun tersebut.





