Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Komisi IV DPRD Maluku Tengah meninjau bangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Maluku Tengah yang berlokasi di Kelurahan Holo, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku Selasa (11/8/2026).
Komisi IV dan jajaran didampingi oleh Dinas Sosial Maluku Tengah, mereka diterima langsung oleh pihak Nindya Karya yang menangani pembangunan infrastruktur sekolah.
Sekilas, bangunan-bangunan sekolah hingga asrama juga bangunan pendukung lainnya pada lahan seluas 5,7 hektar telah berdiri kokoh dengan cat mencolok putih orange.
Diketahui Pagu anggaran Sekolah Rakyat Terintegrasi Maluku Tengah sebesar Rp 250 miliar dengan yang dikerjakan sejak Januari 2026 lalu.
Saat diwawancarai, Ketua Komisi IV DPRD Maluku Tengah, Musriadin Labahawa menyampaikan harapan mendalam agar bangunan sekolah dengan nilai anggaran jumbo tersebut dapat digunakan oleh penerima manfaat atau para siswa secara tepat sasaran.
"Harapan berikutnya ialah dengan besaran anggaran oleh Pemerintah Pusat harus memiliki dampak yang positif terkait dengan apa yang menjadi manfaatnya dirasakan oleh siswa-siswi penerima. Agar betul-betul sesuai dengan kriteria yang diharapkan oleh kita sekalian," ujar Politisi PKS itu.
Baca juga: 395 Sekolah di SBT Masuk Sasaran Penguatan Mutu Pendidikan, Layani 24.451 Peserta Didik
Baca juga: Hadiri Sumpah Dokter FK Unpatti, Ini Pesan Wakil Gubernur Maluku
Ia mengaku, para siswa dikategorikan dalam kriteria keluarga Desil I, Desil II dan seterusnya pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Namun, ada kriteria khusus yang diskusikan Komisi IV dengan Dinas Sosial, bahwa ada orang-orang yang tidak tercover dalam kategori Desil yang ditentukan, namun kondisi aslinya begitu membutuhkan bantuan.
"Misalnya fakir miskin atau anak-anak yang terlantar yang tidak tercover dalam Desil tersebut yang pihak Dinas Sosial kami harapkan punya kebijakan khusus. Intinya adalah yang bersekolah adalah betul-betul orang-orang yang benar-benar membutuhkan," tukas Politikus itu.
Walau begitu, Komisi IV DPRD Maluku Tengah mengapresiasi Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Prabowo yang telah mengalokasikan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Maluku Tengah.
Apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bupati dan seluruh jajaran yang telah sukses mendatangkan program SR, dan menyambut baik kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Maluku Tengah.
"Selanjutnya kami DPRD Maluku Tengah mengharapkan bahwa kegiatan ini bisa membawa efek yang positif bagi kemajuan dan perkembangan untuk pembangunan di Kabupaten Maluku Tengah," ungkap Wakil Rakyat itu.
Anggota DPRD Fraksi PKS itu menyebut, dari sisi infrastruktur bangunan Sekolah Rakyat begitu luar biasa.
"Ini sesuatu yang perlu kita apresiasi," sebutnya.
Pihaknya sudah berdiskusi dengan Dinas Sosial serta pihak sekolah, Komisi berharap apa yang menjadi harapan Pemerintah Pusat atau Presiden dapat terejawantahkan di lapangan.(*)