Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Empat titik kebakaran terjadi di wilayah Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Selasa (11/8/2026).
Diantaranya Kawasan PT. Karlez Petroleum Seram Limited, Kelapa Dua, Assalam, dan Desa Sesar tepatnya di dekat Kampus STKIP Hunimua.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penyelamatan Damkar SBT, Wahab Rumakat, mengatakan kebakaran pertama diterima sekitar pukul 11.00 WIT di kawasan PT. Karlez, salah satu perusahaan minyak di Kota Bula.
Petugas kemudian bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.
Saat petugas masih melakukan penanganan, laporan kebakaran kembali diterima dari mahasiswa dekat wilayah kampus.
Namun, belum selesai melakukan penanganan, pihaknya kembali menerima laporan kebakaran di kawasan Assalam, tepatnya di dekat lapangan futsal.
"Setelah kami menuju ke TKP, api tidak terlalu ini, karena kami menerima laporan dari warga," uSementara kami melakukan pendinginan sedikit, setelah itu kembali lagi ke sini," ujarnya saat diwawancarai Tribunambon.com di lokasi kebakaran, Selasa (11/8/2026).
Baca juga: Kasus Preservasi Jalan Namlea - Bara, Perantara Vendor Lelang Serahkan Rp. 3 Juta ke Kejati Maluku
Baca juga: Tinjau Sekolah Rakyat, Komisi IV DPRD Malteng Harap Siswa Terpilih Tepat Sasaran
Wahab menyebut salah satu lokasi kebakaran memiliki area yang cukup luas.
Bahkan, luas lahan yang terdampak api diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare karena api menyebar cukup luas.
"Diperkirakan sekitar 3 hektare ini, karena ini dia menyebar luas sekali," katanya.
Damkar SBT juga menghadapi kendala dalam proses pemadaman karena keterbatasan mobil suplai air.
Menurut Wahab, saat ini mobil suplai yang tersedia hanya satu unit sehingga menjadi kendala ketika kebakaran terjadi di beberapa lokasi secara bersamaan.
"Kendala teknis di lapangan, kami kesulitan naik air, karena supplier kan mobil kami cuma cukup satu saja," katanya.
Wahab menjelaskan, setelah digunakan untuk pemadaman, mobil suplai harus kembali mengambil air sehingga tidak selalu tersedia ketika petugas berpindah ke titik kebakaran lainnya.(*)