SRIPOKU.COMPALEMBANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang merilis hasil pengukuran Indeks Standar Pencemar Udara di Stasiun Palembang Bukit Kecil, Jalan POM IX – Taman Simpang Lima DPRD Sumsel.
Dalam waktu tiga hari terakhir, kualitas udara di Kota Pempek dalam kategori tidak sehat.
DLH Kota Palembang menyebut parameter pencemaran kritis adalah PM2.5 yang masuk kategori tidak sehat.
Kepala DLH Kota Palembang, Akhmad Mustain, menerangkan alat digital pengukur ISPU di Simpang Lima DPRD Sumsel hanya diperbaiki bagian alat pembaca parameternya saja, sedangkan layar belum.
"Jadi perbaikan difokuskan pada alat utama pembaca parameter, untuk layar menunggu anggaran berikutnya," ujar Akhmad Mustain kepada Sripoku.com, Selasa (11/8/2026).
Ia menambahkan, masyarakat dapat memantau ISPU secara daring melalui dashboard ISPU KLHK di http://ispu.kemenlh.go.id.
Baca juga: Prakiraan Cuaca OKU Timur Sore Ini 11 Agustus, 15 Kecamatan Berawan, Dua Kecamatan Udara Kabur
Data pukul 13.00 WIB, 11 Agustus 2026, menunjukkan beberapa kecamatan dalam kondisi tidak sehat. Salah satunya, Kecamatan Bukit Kecil tercatat ISPU 116.
Tingkat kualitas udara tersebut bersifat merugikan bagi manusia, hewan, dan tumbuhan.
DLH merekomendasikan penderita asma agar mengikuti petunjuk kesehatan dan menyimpan obat asma.
Penderita penyakit jantung dengan gejala palpitasi, sesak napas, atau kelelahan tidak biasa agar segera memeriksakan diri.
"Untuk masyarakat umum, DLH mengimbau agar mengurangi aktivitas fisik terlalu lama di luar ruangan," pungkasnya.
Berdasarkan data pengukuran 24 jam pada Senin (10/8/2026) pukul 09.00 WIB, ISPU maksimum tercatat 107 dengan parameter kritis Partikulat PM2.5 sebesar 63,29 µg/m3.
Parameter lain berada di kategori baik, di antaranya PM10 28,47 µg/m3 dengan ISPU 28, SO2 16,16 µg/m3 ISPU 15, CO 1014,50 µg/m3 ISPU 13, O3 54,35 µg/m3 ISPU 23, dan NO2 45,41 µg/m3 ISPU 29.
Pada pengukuran pukul 15.00 WIB tanggal yang sama, ISPU maksimum naik menjadi 111 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 76,16 µg/m3.
Sementara PM10 28,48 µg/m3 ISPU 28, SO2 12,34 µg/m3 ISPU 16, CO 1015,79 µg/m3 ISPU 13, O3 54,51 µg/m3 ISPU 23, dan NO2 47,93 µg/m3 ISPU 29.
Kondisi semakin meningkat pada Selasa (11/8/2026) pukul 09.00 WIB. ISPU maksimum mencapai 118 dengan PM2.5 sebesar 63,29 µg/m3.
Parameter lain, PM10 28,47 µg/m3 ISPU 29, SO2 16,16 µg/m3 ISPU 16, CO 1014,50 µg/m3 ISPU 13, O3 54,35 µg/m3 ISPU 23, dan NO2 45,41 ug/M3 ISPU 29.