Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kini belum menjangkau Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian para siswa dan masyarakat setempat yang berharap program pemerintah tersebut segera hadir dan dapat dirasakan oleh para pelajar di wilayah tersebut.
Pantauan TribunBengkulu.com, saat pelaksanaan latihan Paskibraka di Kecamatan Ulu Manna, sejumlah siswa menyampaikan harapan agar program MBG segera hadir di wilayah mereka.
Para siswa mengaku hingga kini belum merasakan program makanan bergizi gratis seperti yang telah diterima pelajar di sejumlah kecamatan lainnya.
Di sisi lain, di Kecamatan Ulu Manna telah terdapat bangunan dapur MBG yang berada di Desa Merambung. Bangunan tersebut diketahui telah selesai dibangun dan dilengkapi fasilitas pendukung, namun hingga kini belum mulai beroperasi.
Kondisi tersebut membuat siswa dan masyarakat setempat berharap dapur MBG segera dioperasikan sehingga program tersebut dapat dirasakan para pelajar di Kecamatan Ulu Manna.
Harapan tersebut disampaikan sejumlah siswa SMA Negeri 11 Bengkulu Selatan saat mengikuti latihan Paskibraka di Kecamatan Ulu Manna, Selasa (11/8/2026).
Para siswa mengaku sangat berharap program MBG segera dilaksanakan di wilayah mereka. Terlebih, sejumlah kecamatan lain di Bengkulu Selatan telah lebih dahulu mendapatkan program tersebut.
Pelaksanaan MBG saat ini diketahui telah menyasar sejumlah wilayah seperti Kecamatan Manna, Kota Manna, Pasar Manna hingga Kecamatan Pino.
Sementara itu, Kecamatan Ulu Manna yang berada di wilayah paling ujung Kabupaten Bengkulu Selatan dan berbatasan dengan Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, hingga kini belum merasakan manfaat program MBG.
“Harapan kami dapur MBG yang sudah ada semoga cepat dioperasikan,” ujar Marvel Diaz Farenza bersama teman-temannya saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Selasa (11/8/2026).
Pelajar TK hingga SMA Menanti Program MBG
Marvel mengatakan, para siswa mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA di Kecamatan Ulu Manna sangat berharap program MBG segera direalisasikan.
Menurutnya, makanan bergizi gratis sangat dinantikan karena dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi para pelajar sekaligus menunjang aktivitas belajar di sekolah.
“Seperti di Kecamatan Pino Masat sudah menerima MBG, sementara kami belum,” ucap Marvel.
Para siswa berharap program tersebut dapat segera menjangkau sekolah-sekolah di Kecamatan Ulu Manna sehingga tidak terjadi kesenjangan dalam memperoleh program pemerintah tersebut.
Warga Minta MBG Tidak Hanya Terpusat di Kota
Harapan serupa disampaikan warga Kecamatan Ulu Manna. Mereka meminta pemerintah dan pihak terkait segera memberikan kepastian mengenai pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut.
Salah satu warga Arman pelajar di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan makanan bergizi gratis.
“Anak-anak di sini juga sangat berharap mendapatkan makanan bergizi gratis seperti daerah lainnya. Kami berharap program ini segera masuk ke Kecamatan Ulu Manna,” ungkap Arman.
Menurutnya, kondisi geografis dan jarak sejumlah desa dari pusat Kabupaten Bengkulu Selatan seharusnya tidak menjadi kendala dalam pemerataan program pemerintah.
Diharapkan Serap Tenaga Kerja dan Bahan Pangan Lokal
Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, warga berharap program MBG nantinya juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Kecamatan Ulu Manna.
Program tersebut diharapkan dapat melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja, pelaku usaha maupun penyedia bahan pangan lokal.
Dengan demikian, manfaat MBG tidak hanya dirasakan para siswa, tetapi juga dapat membuka peluang kerja dan membantu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Dapur MBG di Desa Merambung Sudah Selesai Dibangun
Warga semakin mempertanyakan belum beroperasinya program MBG karena di Kecamatan Ulu Manna sebenarnya telah terdapat bangunan dapur MBG di Desa Merambung.
Arman mengatakan, bangunan dapur tersebut telah selesai dibangun dan dilengkapi berbagai fasilitas, namun hingga kini belum mulai beroperasi.
“Apalagi dapur MBG yang ada di Desa Merambung, Kecamatan Ulu Manna, ini sudah selesai 100 persen dibangun. Namun hingga kini belum juga beroperasi,” ungkap Arman.
Warga berharap dapur tersebut segera mendapatkan kepastian pengoperasian sehingga program MBG dapat mulai disalurkan kepada para pelajar di Kecamatan Ulu Manna.
Mitra SPPG Sebut Dapur Siap Dioperasikan
Terpisah Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Ulu Manna, Lipisman, membenarkan bahwa pembangunan dapur MBG di Desa Merambung telah selesai 100 persen.
Ia mengatakan, seluruh fasilitas dan peralatan yang dibutuhkan untuk operasional dapur juga telah tersedia.
“Kalau untuk gedung dapur beserta peralatannya, sejak dua bulan lalu semuanya sudah lengkap dan siap dioperasikan. Tinggal menunggu petunjuk teknis dari BGN lagi,” jelas Lipisman.
Menurutnya, pihak pengelola siap menjalankan operasional dapur MBG apabila telah mendapatkan perintah dan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kalau besok misalnya kami dapat perintah dan petunjuk untuk mengoperasikan, kami siap operasi,” pungkasnya.
Warga Menunggu Kepastian Pelaksanaan MBG
Hingga kini, masyarakat Kecamatan Ulu Manna masih menunggu kepastian kapan program MBG mulai dilaksanakan di wilayah mereka.
Warga berharap pemerintah dapat segera memberikan kejelasan terkait jadwal operasional dapur MBG di Desa Merambung sehingga para pelajar di Kecamatan Ulu Manna dapat ikut merasakan manfaat program tersebut.
Dengan beroperasinya dapur MBG di wilayah tersebut, masyarakat berharap pemerataan program tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga membuka peluang kerja dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Kini, harapan para siswa dan masyarakat Ulu Manna tertuju pada segera beroperasinya dapur MBG yang telah selesai dibangun. Mereka berharap program Makan Bergizi Gratis dapat segera dirasakan secara merata hingga wilayah Kecamatan Ulu Manna.