Didukung 28 Asosiasi Pengusaha, Sulhajji Jompa Bidik Kursi Ketua Kadin Kabupaten Bogor
Hironimus Rama August 11, 2026 08:31 PM

 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG – Pengusaha properti, Sulhajji Jompa, resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor periode 2026-2031 pada Selasa (11/8/2026).

Bertempat di Kantor Kadin Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, berkas pendaftaran Sulhajji diterima langsung oleh Ketua Steering Committee Musyarawah Kabupaten (Mukab) IX Kadin Kabupaten Bogor, Joy Pendhita.

Pantauan di lokasi, Sulhajji tiba di Kantor Kadin Kabupaten Bogor sekira pukul 14.00 WIB bersama para pendukungnya. Dia lalu naik ke Lantai 2 Gedung Kadin untuk mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor. 

Baca juga: Gratis! 50 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan di Job Fair Kabupaten Bogor 2026, Catat Tanggalnya

Usai pendaftaran sekira pukul 15.00 WIB, Sulhajji melakukan sesi wawancara bersama awak media. Dia mengungkapkan visi misinya sebagai calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor periode 2026-2031.

Sulhajji menekankan bahwa Kadin merupakan mitra strategis pemerintah sesuai dengan amanat undang-undang. Oleh karena itu, sinergi yang harmonis dengan kepala daerah menjadi fondasi utama dalam menggerakkan perekonomian.

"Semua calon ketua idealnya mendapat restu Bupati karena Kadin adalah lembaga yang bermitra dengan pemerintah," kata Sulhajji.

Melalui kemitraan strategis ini, Kadin diharapkan mampu bersama-sama pemerintah membedah problematika iklim usaha, memperbaiki perizinan, dan merumuskan kebijakan yang membuat para investor merasa nyaman berinvestasi di Kabupaten Bogor guna membuka lapangan kerja baru seluas-luasnya.

"Saat ini perekonomian nasional dan global dihadapkan pada tantangan krisis ekonomi yang berdampak pada tingginya angka pengangguran serta tekanan pada sektor padat karya. Saya berkomitmen untuk membawa Kadin bertransformasi menjadi organisasi praktis yang berorientasi pada tindakan nyata, bukan sekadar wacana, dalam mengatasi tantangan ini," ujar Sulhajji.

Ia mencontohkan sektor properti dan perumahan yang dipimpinnya mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah masif, seperti ratusan hingga ribuan tukang dan pekerja terampil.

"Dengan memperkuat regulasi dan pendampingan bagi asosiasi properti maupun UMKM, roda ekonomi kerakyatan diyakini akan berputar lebih kencang," tuturnya.

Terkait fungsi sosial perusahaan bagi peningkatan kesejahteraan, Sulhajji menyoroti pentingnya optimalisasi program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang terukur. 

"Program kemitraan dan bina lingkungan perusahaan harus didata dengan transparan agar kontribusi nyata dunia usaha terhadap pembangunan kawasan dan pemberdayaan masyarakat dapat dirasakan secara langsung," imbuhnya.

Dengan visi kolaborasi, pengerahan data asosiasi yang terstruktur, serta komitmen kuat untuk menjadi problem solver bagi pemerintah dan masyarakat, Sulhajji Jompa optimis dapat membawa Kadin Kabupaten Bogor menorehkan prestasi terukur di tengah dinamika dunia usaha saat ini.

"Dalam perjalanan karir sebagai pengusaha sampai hari ini, saya menganggap Kadin adalah rumah besar bagi kita semua pengusaha," ungkapnya.

Sulhajji tercatat memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin sejak tahun 2000 karena kebutuhan administratif bisnis properti dan perumahan yang digelutinya.

Perjalanannya di organisasi ini berlanjut ketika ia pernah diamanahkan sebagai salah satu pengurus Wakil Ketua Umum (WKU) di era kepemimpinan saat ini, serta pernah memimpin asosiasi tour & travel ASITA yang memiliki jaringan luas.

Antusiasme dukungan terhadap pencalonan Sulhajji sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bogor terbilang tinggi. Saat ini ada sekitar 28 asosiasi lintas sektor yang berkomitmen mendukung pencalonannya.

Ia menegaskan bahwa Kadin tidak hanya akan berfokus pada sektor konstruksi, melainkan merangkul seluruh bidang usaha secara inklusif—mulai dari sektor properti, UMKM, pariwisata, hingga sektor-sektor spesifik yang selama ini belum terwadahi secara optimal.

"Kadin adalah rumah besar yang strategis bagi seluruh pelaku usaha. Kami akan merangkul semua asosiasi pengusaha untuk bergabung dalam Kadin. Salah satunya asosiasi pengolahan limbah yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus dapat menjadi solusi atas permasalahan lingkungan pemerintah daerah. Bahkan, ke depan ia juga membuka ruang bagi komunitas media untuk bergabung karena bagian dari ekosistem bisnis," tandas Sulhajji.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.