Sejarah Baru CAHN FC Tembus Liga Champions Asia 2026/2027, Sepak Bola Vietnam Naik Kelas
Muhammad Nursina Rasyidin August 11, 2026 09:57 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Sejarah baru diukir salah satu klub Vietnam yang berhasil menembus putaran final Liga Champions Asia musim 2026/2027.

Ialah Cong An Ha Noi FC sebagai aktor utama di balik terciptanya sejarah gemilang tersebut.

Klub yang lebih familiar disebut CAHN FC itu baru saja memastikan diri lolos ke babak utama Liga Champions Asia, setelah memenangkan laga play-off, Selasa (11/8/2026) sore WIB.

Bertanding di markas Adelaide United, CAHN FC secara mengejutkan menang 0-2 melawan klub asal Australia tersebut.

Dua gol kemenangan tim yang dibesut Mano Polking itu diciptakan oleh Legley Adou (40') dan Bryan Pereira (64').

Kemenangan dengan margin dua gol tersebut sudah cukup bagi CAHN FC memastikan satu tiket tampil di kasta tertinggi sepak bola klub Asia musim depan.

Sekaligus mengirim Adelaide United ke Liga Champions Asia 2 pada musim yang sama.

Baca juga: UEFA, AFC & Concacaf Bersatu Jatuhkan Vonis ke Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA

Bagi CAHN FC, kelolosan ke babak utama Liga Champions Asia musim depan jelas menjadi momen yang membanggakan.

Apalagi ini menjadi momen perdana bagi tim asal Vietnam tersebut mencetak sejarah fenomenal ini.

Tak hanya itu, CAHN FC yang diketahui diperkuat oleh eks pemain Persib yakni Frans Putros juga membuat bangga sepak bola Vietnam.

Bagaimana tidak, untuk pertama kalinya dalam sejarah, akhirnya Vietnam punya klub yang mewakili mereka berlaga di kompetisi level klub paling elit se-Asia.

Kini, jumlah klub asal Asia Tenggara yang berkompetisi di Liga Champions Asia otomatis makin bertambah.

Sebelumnya, sudah ada beberapa tim dari kawasan ASEAN yang mulai jadi langganan peserta di kompetisi tersebut.

Sebut saja Johor Darul Tazim (Malaysia), Buriram United (Thailand) hingga Port FC (Thailand).

Dengan bertambahnya perwakilan Asia Tenggara yang tampil di Liga Champions Asia Elite musim depan, tentu menjadi sinyal positif khususnya bagi sepak bola kawasan tersebut.

Karena dengan semakin banyaknya wakil Asia Tenggara di kompetisi tersebut, maka semakin tinggi koefesien liganya di level Asia.

Dikala Vietnam bisa mengirimkan wakilnya untuk berlaga di kompetisi Liga Champions Asia, Indonesia tentu masih menunggu momen yang sama.

MERAYAKAN GOL - Para pemain Al Hilal merayakan gol Theo Hernandez di Liga Champions Asia 2025/2026 saat mengalahkan Al Duhail dengan skor 2-1, Rabu (16/9/2025) dini hari WIB.
MERAYAKAN GOL - Para pemain Al Hilal merayakan gol Theo Hernandez di Liga Champions Asia 2025/2026 saat mengalahkan Al Duhail dengan skor 2-1, Rabu (16/9/2025) dini hari WIB. (Instagram Al Hilal)

Jika menilik fakta, Indonesia terhitung cukup lama tidak pernah lagi mengirimkan klub terbaiknya berlaga di kompetisi elit tersebut.

Ialah Arema FC sebagai klub terakhir Indonesia yang berkompetisi di Liga Champions Asia pada tahun 2011.

Pada edisi tersebut, langkah tim Singo Edan juga berakhir tragis, lantaran langsung tersingkir dari babak penyisihan.

Klub Indonesia lain yang pernah tampil di kompetisi sama ialah Persik Kediri (2004 & 2007), PSM Makassar (2004 & 2005), Persebaya Surabaya (2005), Sriwijaya FC (2009) dan Persipura Jayapura (2010).

Berkaca dari kenyataan tersebut, sepak bola Indonesia tentu dituntut untuk terus berbenah, agar klub yang mereka miliki punya kesempatan lagi bersaing di kompetisi klub paling elit se-Asia pada tahun-tahun mendatang.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.