IMI Sulut Investigasi Tragedi Drag Race Kotamobagu, 10 Aspek Keselamatan Jadi Sorotan
Ventrico Nonutu August 11, 2026 11:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Utara membentuk tim khusus untuk mengusut insiden kecelakaan dalam ajang Tournament Drag Race dan Drag Bike di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

Tim khusus tersebut akan melakukan investigasi internal secara menyeluruh terhadap pelaksanaan perlombaan, termasuk berbagai aspek yang berkaitan dengan keselamatan.

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Pengprov IMI Sulawesi Utara, Berty Alan Lumempouw, S.H., mengatakan investigasi diperlukan untuk mendapatkan gambaran objektif mengenai pelaksanaan lomba hingga terjadinya insiden.

"Tim khusus tersebut akan mengusut berbagai aspek pelaksanaan lomba, terutama yang berkaitan dengan sistem keselamatan," kata Berty.

Menurutnya, IMI Sulut juga akan menelaah laporan dari Pimpinan Perlombaan dan Pengawas Perlombaan terkait pelaksanaan kegiatan serta kronologi insiden yang terjadi pada hari Minggu 9 Agustus 2026 itu.

Penelaahan ini akan mencakup sejumlah hal penting, mulai dari bagaimana perlombaan dilaksanakan, kondisi lintasan sebelum lomba, hingga sistem pengamanan yang diterapkan.

Posisi penonton dan penerapan prosedur keselamatan juga menjadi bagian yang akan diperiksa.

Selain itu, tim akan melihat pelaksanaan tugas masing-masing petugas lomba, tindakan yang dilakukan sebelum maupun sesudah insiden, serta hal-hal yang perlu diperbaiki dalam penyelenggaraan olahraga otomotif di Sulawesi Utara.

Berty menegaskan, setiap pihak nantinya akan dinilai berdasarkan tugas, kewenangan dan tanggung jawab masing-masing.
"Jadi bukan semata-mata berdasarkan jabatan atau kedudukannya dalam kegiatan," ujarnya.

Perhatian kepada Korban

Di tengah proses investigasi dan hukum yang berjalan, IMI Sulut juga meminta penyelenggara atau panitia kegiatan serta tim balap dari peserta yang terlibat dalam insiden memberikan perhatian nyata kepada para korban dan keluarga korban.

Perhatian tersebut, kata Berty, tidak hanya berupa dukungan moral, tetapi juga kepedulian terhadap kebutuhan korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Begitu pula dengan keluarga korban yang meninggal dunia serta korban yang masih menjalani proses pemulihan.

"Di tengah proses hukum yang sedang berjalan, kepedulian terhadap korban dan keluarga korban tidak boleh diabaikan," tegasnya.

Menurut IMI Sulut, proses hukum memang penting untuk memastikan persoalan ditangani secara objektif.

Namun, aspek kemanusiaan juga harus menjadi perhatian seluruh pihak yang terlibat.

Keselamatan Jadi Prioritas

Insiden tersebut juga menjadi momentum bagi seluruh pihak yang terlibat dalam olahraga otomotif untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.

IMI Sulut menegaskan keselamatan tidak boleh hanya dipandang sebagai bagian tambahan dalam sebuah perlombaan.

Keselamatan merupakan syarat utama agar olahraga otomotif dapat terselenggara dengan baik.

Karena itu, evaluasi akan diarahkan pada sejumlah aspek keselamatan.

Di antaranya kelayakan dan kesiapan lintasan, barrier atau pagar pengaman, jarak aman penonton, zona keselamatan hingga pengaturan akses penonton.

Kesiapan marshal dan petugas lintasan, tenaga medis, ambulans, jalur evakuasi, sistem komunikasi serta emergency response juga akan menjadi perhatian.

Termasuk koordinasi antara penyelenggara dengan aparat keamanan.

IMI Sulut menyatakan komitmennya untuk mendorong penyelenggaraan olahraga otomotif di Sulawesi Utara yang semakin profesional, tertib dan aman.

"Keselamatan bukan sekadar bagian dari perlombaan. Keselamatan adalah syarat utama terselenggaranya olahraga otomotif," demikian penegasan IMI Sulut.

Lokasi tabrakan maut mobil drag race, Kelurahan Upai ke wilayah Bilalang - Bolmong, desa asal beberapa korban meninggal, berjarak 7,9 kilometer.

Pengemudi mobil bernama Tian Ngantung.

(TribunManado.co.id/Ren)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.