- Menjelang peringatan HUT ke-81 RI, masyarakat kembali antusias mengikuti upacara kemerdekaan di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta.
Banyak yang bertanya-tanya, upacara 17 Agustus sebenarnya digelar di Istana Merdeka atau Istana Negara?
Kedua bangunan tersebut memang berada dalam satu kompleks dan sama-sama menjadi bagian dari Istana Kepresidenan.
Namun, Istana Merdeka dan Istana Negara memiliki lokasi, sejarah, serta fungsi yang berbeda.
Istana Negara berada di Jalan Veteran No. 17, Jakarta Pusat, dan menghadap ke Sungai Ciliwung.
Sementara itu, Istana Merdeka terletak di Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, dengan bagian depan menghadap langsung ke Taman Monumen Nasional (Monas).
Bangunan Istana Merdeka awalnya dikenal sebagai Istana Gambir karena banyaknya pohon gambir di kawasan tersebut.
Pada 27 Desember 1949, Istana Gambir menjadi tempat penandatanganan naskah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh Pemerintah Belanda.
Setelah peristiwa tersebut, Presiden Soekarno mengganti nama Istana Gambir menjadi Istana Merdeka.
Pada 17 Agustus 1950, bangunan tersebut pertama kali digunakan sebagai tempat peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI.
Sementara itu, Istana Negara pernah digunakan sebagai pusat pemerintahan, sekaligus kediaman gubernur jenderal.
Saat ini, bangunan tersebut lebih sering digunakan untuk kegiatan resmi kepresidenan.
Di antaranya, pelantikan menteri dan pejabat setingkat menteri, jamuan makan kenegaraan, serta pembukaan musyawarah dan rapat kerja nasional.
Sementara itu, Istana Merdeka digunakan untuk penyambutan tamu negara, peringatan Kemerdekaan RI, serta penyerahan surat-surat kepercayaan duta besar negara sahabat.
Bagi Anda yang sudah berhasil mendaftar sebagai peserta upacara HUT ke-81 RI, jangan bingung lagi.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan, pemerintah menyediakan kuota sebanyak 8.100 orang bagi masyarakat umum di masing-masing sesi upacara, baik pagi maupun sore.