SURYAMALANG.COM, MALANG - Arema FC resmi menerima kado istimewa berupa dua unit bus operasional dari sang CEO, Iwan Budianto, dalam rangka memperingati ulang tahun ke-39 klub pada Selasa (11/8/2026).
Pengadaan armada baru ini menjadi solusi atas kendala teknis bus lama sekaligus wujud komitmen manajemen untuk memanjakan kenyamanan Matheus Blade dan kawan-kawan menyongsong musim 2026/2027.
Menariknya, peluncuran bus utama garapan Karoseri Morodadi Prima ini langsung mencuri perhatian publik berkat nomor polisi unik N 7887 IB.
Berikut ulasan selengkapnya:
Salah satu bus bahkan dirancang secara khusus dengan interior yang disesuaikan dengan kebutuhan pemain dan tim pelatih.
Bus utama yang dibalut warna biru khas Arema FC itu dikerjakan oleh Karoseri Morodadi Prima.
Armada tersebut nantinya akan menjadi kendaraan utama yang mengantarkan Matheus Blade dan kolega saat menjalani pertandingan, terutama dalam perjalanan tandang.
Sedangkan satu unit bus lainnya merupakan armada keluaran tahun 2023 yang akan difungsikan sebagai kendaraan pendukung operasional tim.
Iwan Budianto mengatakan hadiah dua bus tersebut merupakan bentuk komitmen direksi untuk memenuhi kebutuhan tim secara maksimal.
"Semoga dengan hadiah inventaris bus baru ini bisa semakin meningkatkan prestasi Arema FC," ungkap pria yang akrab disapa Bos IB itu.
"Membuat pemain lebih bersemangat dan termotivasi untuk memberikan prestasi yang lebih baik di musim kompetisi tahun ini dan selanjutnya," katanya.
IB menyampaikan, pengadaan armada baru berawal dari evaluasi terhadap bus lama yang beberapa kali mengalami kendala teknis saat digunakan untuk perjalanan laga tandang.
Usia kendaraan yang sudah cukup tua sempat mengganggu mobilitas tim ketika menjalani perjalanan away antarkota.
"Nomor satu yang pasti ini baru. Yang lalu itu usianya sedikit lebih tua. Akhirnya manajemen beberapa kali komplain karena ketika melakukan perjalanan away satu kota sempat terkendala," jelasnya.
Kondisi itu membuat manajemen sempat menggunakan jasa penyewaan bus untuk menunjang kebutuhan transportasi tim.
Akan tetapi opsi tersebut dinilai belum mampu memberikan kenyamanan maksimal seperti yang dibutuhkan para pemain.
"Sewa itu pasti tidak bisa senyaman punya sendiri. Karena itu manajemen meminta kepada direksi untuk membeli bus baru yang bisa dimodifikasi di dalamnya sesuai keinginan tim," paparnya.
"Jadi interiornya itu dibuat sesuai keinginan tim. Kami menunjuk Morodadi Karoseri untuk membuat bus yang interiornya diminta oleh manajemen," tambahnya.
Menariknya, bus baru tersebut tidak sekadar menjadi alat transportasi, melainkan juga bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan pemain selama perjalanan.
Dengan desain interior yang dibuat secara personal, pemain diharapkan dapat menjaga kondisi fisik dan kebugaran lebih baik sebelum maupun setelah pertandingan.
Tak berhenti pada pengadaan dua bus, Arema FC juga tengah melakukan peremajaan sejumlah kendaraan operasional lainnya.
Beberapa armada berukuran lebih kecil saat ini sedang direnovasi untuk mendukung mobilitas harian tim, termasuk kebutuhan transportasi saat menjalani sesi latihan.
Sementara itu, General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi menjelaskan, memang sebelumnya ia sempat memberikan laporan terkait kondisi armada transportasi yang biasanya digunakan pemain dan official kepada Bos IB.
Gayung bersambut, hal tersebut mendapatkan respons yang positif, hingga akhirnya Arema FC mendapatkan dua unit bus sekaligus yang bisa digunakan untuk musim 2026-2027.
"Kami sempat melaporkan terkait kondisi transportasi termasuk bus kita ini. Nah Alhamdulillah tanggapannya positif. Katanya kado ulang tahunnya akan diberi bus," ungkap pria yang akrab disapa Inal itu.
Inal juga berharap, dua unit bus ini dapat memberikan dampak yang cukup positif, baik itu bagi tim Arema FC saat mengarungi musim kompetisi 2026-2027, maupun bagi warga Malang Raya.
"Semoga dengan adanya bus ini dapat membawa langkah yang baru kepada Arema FC, semoga doa-doa dari kalian semua bisa lebih baik, lebih kuat dan lebih mempersatukan warga Malang termasuk Aremania dan Aremanita serta membawa manfaat bagi semuanya," tandasnya.
Manajemen Arema FC resmi meluncurkan bus operasional baru tim dalam sebuah seremoni khidmat di Kandang Singa, Jl. Mayjen Pandjaitan No. 42, Kota Malang hari ini, Selasa 11 Agustus 2026 sebagai rangkaian HUT ke 39 Arema FC.
Selain kemegahan dan kenyamanan fasilitas barunya, perhatian publik langsung tertuju pada nomor polisi unik yang tersemat pada bus tersebut, yakni N 7887 IB.
Keunikan nopol ini ternyata menyimpan filosofi religi mendalam yang dibedah langsung oleh narasumber utama acara, Ustadz Zainal Abidin dari Yayasan Sunan Kalijaga yang memimpin doa dan tausiyah.
Di hadapan manajemen dan kalangan media, beliau menjabarkan bahwa deretan angka dan huruf tersebut bukanlah sebuah kebetulan, melainkan isyarat spiritual bagi masa depan
Ustadz Zainal Abidin mengawali penjelasannya dengan membedah dua huruf di bagian akhir nopol, yaitu IB.
Secara administratif dan internal klub, huruf tersebut merupakan representasi langsung dari sang pemberi kado.
“Huruf belakang IB ini menandakan bahwa bus megah ini merupakan kado istimewa dari CEO Arema FC, Iwan Budianto. Ini adalah wujud komitmen total beliau untuk fasilitas dan kenyamanan perjuangan tim. Semoga Pak IB selalu dilimpahi berkah barokah," ujar Ustadz Zainal Abidin di sela-sela acara peluncuran.
Lebih lanjut, Ustadz Zainal Abidin mengaitkan angka 78 pada nopol tersebut dengan urutan surat dalam kitab suci Al-Qur'an, yaitu Surat An-Naba'.
Beliau merefleksikan makna surat ini dengan badai ujian bertubi-tubi yang sempat mendera Arema FC dalam beberapa waktu terakhir.
"Arema FC telah menunjukkan sikap istikamah konsisten dan teguh pendirian dalam menghadapi ujian yang luar biasa berat. Angka 78 dari Surat An-Naba' ini mengingatkan kita bahwa setelah kehancuran atau keterpurukan, pasti akan datang hari untuk bangkit dan berbenah. Kebangkitan Arema FC adalah sebuah keniscayaan," tegasnya penuh optimisme.
Sementara itu, dua angka berikutnya yaitu 87, merujuk pada Surat Al-A'la, surat ke-87 dalam Al-Qur'an yang memiliki arti "Yang Maha Tinggi".
Ustadz Zainal Abidin menutup tausiyah singkatnya dengan memberikan doa dan harapan besar agar Arema FC bisa memetik hikmah pasca-ujian dan kembali ke tempat tertinggi di kancah sepak bola nasional.
"Ini adalah janji Allah, bahwa setelah hamba-Nya diuji dan mampu bersabar, maka derajatnya akan ditinggikan. Kami semua berdoa, melalui momentum peluncuran bus baru ini, Arema FC ke depannya akan semakin membaik, semakin profesional, dan mampu meraih prestasi yang tinggi di kancah sepak bola," pungkas perwakilan dari Yayasan Sunan Kalijaga tersebut.
Dengan diperkenalkannya armada baru berkekuatan filosofi religi ini, Arema FC siap menatap kompetisi dengan semangat baru, membawa misi kebangkitan dari Malang untuk sepak bola Indonesia.