UNIMERZ Terima SK Pembukaan Prodi Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter dan Magister Pendidikan Jasmani
Kiki Content Writer August 12, 2026 09:22 AM

 

TRIBUN-TIMUR.COM – Universitas Megarezky (UNIMERZ) kembali mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan pengembangan institusi.

Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya Penyerahan dan Penerimaan Surat Keputusan (SK) Pembukaan Program Studi Magister Pendidikan Jasmani serta Program Studi Sarjana Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter Universitas Megarezky, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Megarezky tersebut menjadi momentum penting bagi UNIMERZ dalam memperkuat kontribusi di bidang pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan ilmu kesehatan dan olahraga.

Surat Keputusan pembukaan program studi tersebut dibacakan oleh Ketua Tim Pengembangan Kelembagaan LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Andi Walitakhri.

Selanjutnya, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, menyerahkan SK kepada Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Megarezky, Dr. Apt. Jangga yang mewakili Rektor UNIMERZ.

Penyerahan tersebut turut disaksikan Pembina Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mega Rezky, Dr. H. Alimuddin.

Dengan terbitnya SK tersebut, UNIMERZ kini dapat menyelenggarakan Program Studi Sarjana Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter sebagai bagian dari pengembangan Fakultas Kedokteran. Sementara itu, Program Studi Magister Pendidikan Jasmani menjadi langkah penguatan UNIMERZ dalam bidang pendidikan dan keilmuan olahraga.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UNIMERZ, Dr. Apt. Jangga mengatakan penerbitan SK tersebut merupakan hasil dari proses panjang serta dukungan berbagai pihak.

“Terbitnya SK pembukaan Program Studi Sarjana Kedokteran, Pendidikan Profesi Dokter, dan Magister Pendidikan Jasmani merupakan buah dari kerja keras, komitmen, serta dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.

Menurut Jangga, penerimaan SK tersebut juga membawa tanggung jawab baru bagi universitas untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai standar mutu.

UNIMERZ, kata dia, akan terus memperkuat kualitas akademik, sumber daya manusia, serta sarana pendukung agar mampu menghasilkan lulusan profesional dan memiliki daya saing.

Pembina YPI Mega Rezky, Dr. H. Alimuddin, menyebut pembukaan Program Studi Kedokteran menjadi salah satu proses yang cukup panjang dan penuh tantangan.

Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras, kesabaran, komitmen, serta dukungan dari berbagai pihak selama proses pembukaan program studi.

“Alhamdulillah, sekarang kita sudah menerima SK. Ini adalah hasil dari perjuangan panjang yang harus kita syukuri bersama,” katanya.

Alimuddin berharap kehadiran Fakultas Kedokteran UNIMERZ dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan tenaga kesehatan yang berkualitas dan berintegritas.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, mengingatkan bahwa pembukaan program studi baru tidak berhenti pada penerbitan izin.

Menurutnya, SK tersebut merupakan amanah bagi perguruan tinggi untuk menjaga mutu penyelenggaraan pendidikan dan memenuhi standar pendidikan tinggi.

“Kami berharap Universitas Megarezky mampu menjalankan program studi ini dengan baik, memenuhi standar pendidikan tinggi, serta menghasilkan lulusan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap kehadiran tiga program studi tersebut dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi swasta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur.

Dengan bertambahnya tiga program studi tersebut, UNIMERZ memperluas pilihan pendidikan pada jenjang sarjana, profesi, hingga magister. Langkah ini sekaligus memperkuat arah pengembangan universitas di bidang kesehatan dan olahraga.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.