Gerakan Penetrasi Pasar Digelar di Tanggamus, Minyakita Rp15.500 dan Beras SPHP Rp58 Ribu
Reny Fitriani August 12, 2026 12:19 PM

Tribunlampung.co.id, Tanggamus  - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tanggamus menggelar gerakan serentak penetrasi pasar sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

Baca Juga: Korupsi Dana Desa Rp 1,03 M, Mantan Kakon Tanggamus Fahrorrozi Divonis 4,5 Tahun Penjara

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah pasar di Kabupaten Tanggamus dengan menyediakan sejumlah komoditas, di antaranya MinyaKita, beras SPHP, dan gula putih.

Kepala Diskoperindag Tanggamus, Andi Dermawan mengatakan, program tersebut mendapat dukungan dari Perum Bulog, khususnya untuk penyediaan MinyaKita yang dijual dengan harga Rp15.500 per liter.

Menurut Andi, harga tersebut dinilai cukup membantu masyarakat di tengah adanya perbedaan harga minyak goreng di pasaran.

“Jadi kita dapat dukungan dari Bulog untuk MinyaKita. Kita membantu menjual dengan harga Rp15.500,” ujar Andi kepada Tribun Lampung, Rabu (12/8/2026).

Ia mengatakan, respons masyarakat terhadap kegiatan penetrasi pasar tersebut cukup positif. 

Hal itu terlihat dari produk yang disediakan dapat terjual dalam waktu relatif singkat.

Saat pelaksanaan kegiatan, pihaknya juga sekaligus menggali informasi dari masyarakat terkait harga kebutuhan pokok yang mereka temui di pasaran.

“Masyarakat sangat terbantu. Dibanding dengan merek lainnya, harga ini sangat membantu mereka,” katanya.

Andi menyebut, dalam satu titik kegiatan, MinyaKita yang disediakan rata-rata mencapai sekitar 75 hingga 120 liter. 

Kegiatan penetrasi pasar tersebut dilaksanakan sekitar dua kali dalam sepekan. “Seminggu itu dua titik,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Diskoperindag, masih terdapat sejumlah pedagang yang menjual minyak goreng dengan harga lebih tinggi.

“Yang paling terakhir ada yang Rp20 ribu, dari Rp19 ribu sampai Rp20 ribu. Hampir menyeluruh rata-rata, tapi ada juga yang mendapat pasokan dan menjual sesuai harga,” kata Andi. 

Untuk gerakan penetrasi pasar kali ini, Diskoperindag Tanggamus menjadwalkan kegiatan di sejumlah pasar, antara lain Pasar Talang Padang, Wonososobo, Kota Agung, Gisting, Pulau Panggung dan Gunung Batu.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Andi mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan sejauh mana penjualan MinyaKita dengan harga Rp15.500 mampu menekan harga minyak goreng lainnya. 

Namun, menurut dia, program tersebut sudah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Saya tidak tahu mampu atau tidak menekannya, tapi sudah sangat membantu mereka,” ujarnya. 

Ia menambahkan, Diskoperindag juga terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar. Pemerintah daerah berharap penetrasi pasar dapat membantu menjaga keterjangkauan harga sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.