SRIPOKU.COM, MURATARA - Setelah sempat dinyatakan hilang sejak Selasa (11/8/2026), bocah berusia 8 tahun di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan.
Korban bernama Hafis, seorang pelajar SD asal Desa Pauh I, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 08.58 WIB.
Kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, membenarkan penemuan korban tersebut.
"Benar, korban tenggelam di Desa Pauh I Kecamatan Rawas Ilir, Muratara sudah ditemukan," kata Mugono kepada Sripoku.com, Rabu (12/8/2026).
Menurut Mugono, korban ditemukan sekitar 2-4 meter dari lokasi awal tenggelam.
Setelah ditemukan, jenazah Hafis langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
"Korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian secara masif, menggunakan speedboat dengan cara membuat ombak, kemudian juga diselami," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmansyah mengatakan, korban sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Rawas pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Berdasarkan hasil pengumpulan bahan dan keterangan di lokasi kejadian, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika dua anak SD mandi di Sungai Rawas, Desa Pauh I.
Saat itu, Hafis bersama kakaknya dan seorang temannya berada di sungai.
Sekitar 30 menit kemudian, Hafis diketahui terjatuh dari atas rakit ke dalam sungai dan tenggelam.
"Pada saat mandi itu, korban Hafis ini terjatuh dari atas rakit ke dalam sungai dan kemudian tenggelam," jelas Andri.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pencarian. Upaya pencarian kemudian dilanjutkan tim gabungan dengan menyisir sungai menggunakan berbagai metode.
Kepala Desa Pauh I, Juherman, sebelumnya mengatakan korban mandi bersama kakaknya dan seorang temannya.
Menurut keterangan kakak korban, mereka saat itu mandi sambil berpegangan pada tali rakit. Namun, Hafis tiba-tiba menghilang dari pandangan.
Mendengar kabar itu, ibu korban langsung menuju Sungai Rawas dan menangis histeris. Warga kemudian ikut membantu melakukan pencarian.
Pihak keluarga bersama warga sempat mencari korban menggunakan jala dan menyelam di sekitar lokasi korban diduga tenggelam.
Setelah pencarian berlangsung hingga Rabu pagi, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka.