Perluas Akses Pasar, Pelaku Pariwisata Diajak Manfaatkan Teknologi Digital
Choirul Arifin August 12, 2026 12:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaku pariwisata didorong memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan dan memasarkan potensi wisata daerah. Mendukung upaya tersebut, BAKTI Komdigi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Besar dan Atourin menyelenggarakan "Pelatihan Pembuatan Paket Wisata untuk Dipasarkan Melalui Online Travel Agent (OTA)" selama tiga hari, 11-13 Agustus 2026, di Aula BKPSDM Kabupaten Sumbawa Besar, NTB.

Kegiatan tersebut diselenggarakan secara hybrid melibatkan 30 peserta secara luring yang merupakan perwakilan masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Sumbawa Besar, serta 50 peserta secara daring.

Perwakilan BAKTI Komdigi, Inneke Lady, mengatakan perkembangan industri pariwisata yang semakin kompetitif membuat keberadaan destinasi yang menarik saja belum cukup.

“Kita juga perlu memastikan bahwa potensi tersebut dikemas menjadi produk wisata yang menarik, mudah dibeli, mudah ditemukan, dan mampu menjangkau wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Salah satu peluang yang dapat kita manfaatkan adalah melalui Online Travel Agent atau OTA,” ujar Inneke dikutip Rabu (12/8/2026).

Menurut Inneke, melalui OTA, paket wisata yang sebelumnya mungkin hanya dikenal masyarakat sekitar dapat dipasarkan secara lebih luas.

Wisatawan dapat memperoleh informasi mengenai destinasi, aktivitas, harga, durasi perjalanan, fasilitas, serta melakukan pemesanan secara lebih mudah melalui platform digital.

Baca juga: Tingkatkan Daya Saing, Puluhan Pelaku Usaha Mikro Kecil Diberikan Pelatihan Digital

Inneke menyebut pelatihan tersebut tidak hanya membahas cara membuat paket perjalanan, tetapi juga bagaimana mengubah potensi wisata menjadi produk yang memiliki nilai jual dan siap dipasarkan melalui ekosistem digital.

Untuk memastikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara berkelanjutan, Atourin juga berkomitmen mendampingi peserta setelah pelatihan tatap muka melalui program pendampingan secara *online* selama dua bulan, yakni Agustus-September.

Baca juga: Ikut Pelatihan Digital Marketing Omzet Pelaku Usaha Muda Naik 100 Persen

Pendampingan tersebut dilakukan dengan harapan materi dan keahlian yang diberikan selama pelatihan dapat diterapkan dengan baik. Inneke berharap digitalisasi tersebut dapat membuka potensi peningkatan kunjungan wisatawan dan pendapatan bagi pelaku pariwisata.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.