Cemas Menanti Evakuasi KMP Putri Yasmin, Tangis Agus Arsana Pecah Usai Dapat Kabar Anak Selamat
Laelatunniam August 12, 2026 01:06 PM

TRIBUNLOMBOK.COM - Rasa cemas dan haru menyelimuti Ni Gede Agus Arsana saat menunggu kepastian evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin yang mengalami insiden kebakaran di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026).

Ia mengaku sempat syok ketika menerima kabar bahwa kapal yang ditumpangi anak kandungnya, Agus Wardiasa, mengalami kebakaran di tengah perairan.

"Jujur saja, namanya orang tua saya sempat syok. Tapi setelah itu saya kembalikan lagi pasrah," ungkap Agus Arsana saat diwawancarai di area Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (12/8/2026).

Arsana menceritakan, kontak terakhir dari anak ketiganya tersebut diterima sekitar pukul 04.21 WITA. Saat itu, sang anak menghubungi dirinya dan mengabarkan bahwa kapal penyeberangan yang ditumpanginya mengalami kebakaran.

Anaknya melakukan perjalanan seorang diri menuju Pelabuhan Lembar setelah mengikuti rangkaian tes seleksi pendaftaran TNI.

Meski sempat memutuskan komunikasi usai mengabarkan insiden tersebut, Arsana akhirnya bisa bernapas lega setelah sang anak kembali menghubungi dan memastikan kondisinya dalam keadaan selamat.

"Dia sudah ada menghubungi saya lagi. Dia katakan sudah selamat dan sudah berada di atas kapal evakuasi," jelasnya.

Kendati demikian, hingga Rabu siang, Arsana mengaku masih menanti di pelabuhan karena belum mengetahui pasti lokasi pendaratan kapal evakuasi yang membawa anaknya, apakah akan dibawa menuju Pelabuhan Lembar atau Pelabuhan Padangbai.

Tim SAR gabungan terus mempercepat proses evakuasi penumpang dan kru KMP Putri Yasmin yang mengalami insiden kebakaran di perairan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (12/8/2026).

Berdasarkan data dari posko kesehatan Pelabuhan Lembar, tim gabungan berhasil mengidentifikasi dua korban selamat. Kedua korban tersebut adalah Wahyuniati (65), seorang wanita asal Sibang, Denpasar, Bali, serta Renggang Resta (38), pria asal Jawa yang bertugas sebagai Mualim II di KMP Putri Yasmin.

Kedua korban berhasil diselamatkan oleh kapal yacht Still Here sebelum akhirnya dibawa menggunakan kapal cepat menuju Pelabuhan Lembar. Setibanya di posko kesehatan pelabuhan, kondisi kedua korban tampak lemas dan langsung mendapatkan perawatan medis intensif. Petugas kemudian merujuk keduanya ke RSUP NTB untuk penanganan lebih lanjut.

Selain korban selamat, tim SAR gabungan turut mengevakuasi satu jenazah korban meninggal dunia ke RSUP NTB.

SAR Kerahkan Sejumlah Armada

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan tim SAR telah mengerahkan sejumlah armada untuk melakukan evakuasi penumpang dan kru KMP Putri Yasmin.

“Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigit Inflatable Boat (RIB), dan Rigit Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian,” ujar Muhamad Hariyadi.

Kantor SAR Mataram juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar untuk memperkuat proses evakuasi.

Kantor SAR Denpasar mengerahkan KN SAR Arjuna serta helikopter dari SGi Air Bali untuk melakukan pemantauan dari udara.

Pantauan TribunLombok hingga pukul 11.00 WITA menunjukkan tim SAR gabungan masih melakukan proses evakuasi terhadap penumpang dan kru kapal.

Baca juga: Tiga Korban KMP Putri Yasmin Dievakuasi, Satu Meninggal Dunia

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.