TRIBUNAMBON.COM - Ratusan warga nekat membakar sejumlah perkantoran di Kabupaten Puncak, Papua Tengah diduga gegara persoalan dana desa.
Kantor pemerintahan yang dibakar massa, yaitu;
Baca juga: Emosi Dimarahi Nahkoda, ABK Pelaku Bakar Kapal 6 Hari Belum Ditemukan Usai Lompat ke Laut
Selain gedung pemerintahan, massa juga membakar satu unit kendaraan roda empat yang terparkir di halaman Kantor Bupati Puncak.
Dilansir TribunPapua.com, aksi anarkis itu terjadi, Selasa (11/8/2026) malam.
Diduga kuat dipicu oleh kekecewaan terkait dugaan pemotongan Dana Desa Tahap I Tahun 2026.
Kapolres Puncak, AKBP Domingos Ximenes membenarkan adanya insiden pembakaran sejumlah fasilitas pemerintah tersebut.
"Awalnya massa datang untuk menerima penyaluran dana desa sekitar pukul 11.36 WIT di Bank Papua," kata Domingos saat dikonfirmasi, Selasa malam.
Namun, hingga sore hari pukul 17.40 WIT, dana desa yang ditunggu-tunggu warga tak kunjung dicairkan.
Lantaran tak kunjung mendapat kepastian, massa kemudian bergerak mendatangi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Kabupaten Puncak.
Sebelum aksi pembakaran, warga yang mendatangi kantor PMK sempat ditemui Bupati Puncak Elvis Tabuni.
Hanya saja, dialog tidak membuahkan hasil, Massa yang terlanjur emosi kemudian mulai anarkis.
Aksi pembakaran tak berhenti di Kantor PMK, gedung pemerintahan lainnya juga jadi sasaran.
Belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah Kabupaten Puncak terkait peristiwa ini. (*)