Harta Kekayaan Bu Kades di Grobogan yang Pernikahan Anaknya Viral Beri Mahar Mobil hingga Eskavator
TRIBUNJATENG.COM - Harta kekayaan bu kepala desa (Kades) di Grobogan yang pernikahan anaknya viral di media sosial.
Pernikahan Itu menjadi buah bibir lantaran mahar yang diberikan nilainya fantastis.
Dalam video yang beredar, tampak pengantin pria membawa mahar berupa mobil Honda Biro, mobil GWM Tank 300, sepeda motor, hingga alat berat ekskavator untuk sang istri.
Selain itu juga perlengkapan rumah tangga.
Baca juga: Sosok Mempelai Pria Dalam Seserahan Viral Eskavator Hingga Mobil Mewah, Anak Pak Kades di Grobogan
Pernikahan itu diketahui berlangsung kediaman pengantin perempuan di Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan.
Sementara, pengantin pria yang bernama Rico Robert Syah, merupakan anak dari Kepala Desa Karangrejo, Kecamatan Grobogan, Dwi Sri Astutik.
"Calon mempelai pria anaknya Kades Karangrejo," ungkap Kepala Desa Ketro, Suwarsih, Minggu (9/8/2026), dikutip dari Kompas.com.
Terpisah, Kapolsek Karangrayung, AKP Sunarto, mengungkapkan keluarga Rico memang merupakan orang kaya sejak lama.
Mahar berupa ekskavator diberikan Rico kepada sang istri, lantaran sang ayah bekerja sebagai pengusaha di bidang konstruksi.
"Pihak laki-laki memang sudah kaya dari dulu. Kita doakan saja semoga sakinah mawaddah warahmah," kata Sunarto, Minggu.
Selain kendaraan dan alat berat, Rico juga memberi mahar berupa perabotan rumah, seperti meja, kursi, hingga mesin cuci.
Dwi Sri Astutik sebagai Kepala Desa wajib menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Menurut LHKPN Dwi per 31 Desember 2025, ia tercatat memiliki kekayaan hingga Rp2,3 miliar.
Namun, jumlah itu berkurang menjadi sekitar Rp2,2 miliar, lantaran Dwi mempunyai utang sebesar Rp95 juta.
Aset paling banyak Dwi berasal dari enam bidang tanah dan bangunan miliknya yang semua berada di Grobogan dengan nilai hampir Rp1,5 miliar.
Ia juga tercatat memiliki satu mobil senilai Rp450 juta.
Selain itu, Dwi juga mempunyai aset berupa harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas.
Berikut ini rincian harta kekayaan Dwi Sri Astutik, dikutip dari elhkpn.kpk.go.id:
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 1.482.500.000
Tanah Seluas 67 m2 di KAB / KOTA GROBOGAN, HASIL SENDIRI Rp. 50.000.000
Tanah Seluas 2.386 m2 di KAB / KOTA GROBOGAN, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
Tanah Seluas 66 m2 di KAB / KOTA GROBOGAN, HASIL SENDIRI Rp. 130.000.000
Tanah Seluas 890 m2 di KAB / KOTA GROBOGAN, HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000
Tanah Seluas 890 m2 di KAB / KOTA GROBOGAN, HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 96 m2/96 m2 di KAB / KOTA GROBOGAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 450.000.000
MOBIL, HILUX 2.4V DOUBLE CABIN 4X4 TOYOTA Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 450.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 399.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 15.600.000
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 2.347.100.000
III. HUTANG Rp. 95.000.000
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 2.252.100.000
Pengantin pria, Rico Robert Syah, diketahui memiliki usaha persewaan alat berat yang sudah berjalan sejak 2022, setahun setelah ia lulus kuliah.
Awalnya, Rico meminjam alat berat milik teman yang kemudian disewakan kepada orang lain.
Dari situ, ia bisa mendapat untung hingga Rp250 ribu dalam sehari.
"Lulus kuliah itu selang setahun itu terus saya main alat berat, tapi masih punya teman."
"Pinjam punya teman tak rentalke (sewakan) dapat untung sehari ya Rp200-Rp250 ribu kayak gitu," ungkap Rico.
"Terus dari situ lama-kelamaan saya punya pikiran buat beli sendiri," imbuh dia.
Niat Rico itu kemudian didukung oleh orang tuanya.
Sang ayah pun memberikan modal untuk Rico yang lantas digunakan untuk membeli ekskavator.
Ekskavator itulah yang dijadikan mahar dari Rico untuk sang istri.
Rencananya, ekskavator itu juga akan disewakan.
"Pastinya untuk kerja lagi nanti buat kerja penghasilan buat istri," pungkasnya.
(Tribunnews.com)