Kebakaran di Perum BRD Kota Pekalongan, 3 Rumah Terbakar dan 4 Orang Luka-Luka
muh radlis August 12, 2026 02:11 PM

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN – Kebakaran hebat melanda Perum BRD Blok J Nomor 5, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Selasa (11/8/2026) malam hingga Rabu (12/8/2026) dini hari.

Kobaran api membakar tiga unit rumah dan menyebabkan empat orang mengalami luka-luka. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakann capai Rp2 miliar.


Kebakaran dilaporkan ke Satpol PP Damkarmat Kota Pekalongan sekitar pukul 22.23 WIB. Petugas langsung bergerak lima menit kemudian, dan tiba di lokasi sekitar pukul 22.38 WIB.


Salah seorang saksi mata, Wisnu, mengatakan api pertama kali terlihat membesar dari bagian luar rumah, tepatnya di sekitar sebuah mobil Mitsubishi Xpander yang terparkir di lokasi.


Kondisi tersebut membuat warga sekitar panik, dan berupaya membantu mengamankan lingkungan.


"Api diduga berasal dari korsleting listrik pada kipas angin di salah satu rumah. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar hingga merembet ke bangunan di sekitarnya," katanya.


Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Pekalongan, Taufiqurrahman mengatakan, dua rumah milik Novarita dan Erwin masing-masing memiliki luas sekitar 70 meter persegi. Kedua bangunan tersebut mengalami kerusakan hingga 90 persen.


Kerugian material dari dua rumah itu diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 miliar.

Baca juga: Viral MC Hajatan di Sragen Babak Belur Dikeroyok Warga Gegara Musik Hendak Dihentikan


Sementara satu rumah milik Febriyanti Melindasari yang berada di sekitar lokasi turut terdampak. Rumah tersebut mengalami kerusakan ringan sekitar 5 persen dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta.


"Kebakaran juga mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka. Mereka yakni M (3), Nova (31), Erwin (33), dan Yohanes (38)."


"Miguel mengalami luka bakar pada kaki kanan. Nova mengalami luka bakar, pada bagian jari tangan. Yohanes mengalami luka sobek pada tangan serta luka bakar," ucapnya.


Sedangkan Erwin mengalami luka bakar pada bagian punggung dan kemudian dirujuk ke RS Hermina untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.


Dalam proses pemadaman, petugas Damkarmat menghadapi kendala ketersediaan sumber air. Petugas mengandalkan sejumlah titik pengambilan air, di antaranya sumber air PDAM dan Posko Damkar di Jalan Tentara Pelajar.


"Saat pemadaman kami terkendala sumber air. Titik pengambilan air ada di PDAM dan Posko Damkar di Jalan Tentara Pelajar," imbuhnya.


Taufiq mengungkapkan, damkarmat mengerahkan dua unit mobil pemadam, masing-masing satu unit pancar berkapasitas 3.000 liter dan satu unit pancar 6.000 liter. Penanganan juga mendapat dukungan satu unit water supply BPBD Kota Pekalongan dan satu unit water tank dari Kodim.


Selain itu, satu unit ambulans PMI, kendaraan angkut personel Satpol PP, dan motor escorting turut dikerahkan.


"Ada tiga armada pemadam yang dimiliki Damkarmat Kota Pekalongan, satu unit masih menjalani perawatan, karena mengalami kerusakan pada bagian kopling. Insyaallah bulan ini bisa diperbaiki," katanya.


Kemudian, api berhasil dipadamkan sekitar sekitar pukul 03.22 WIB, pada Rabu (12/8/2026). (Dro)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.