BOLASPORT.COM - Eks pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts akhirnya buka suara setelah Persib terbebas dari sanksi larangan registrasi FIFA terkait masalah pembayarannya.
Robert Rene Alberts memberikan klarifikasi mengenai masalah pembayarannya yang berujung pemberian sanksi kepada Persib dalam daftar larangan registrasi FIFA.
Per Selasa (11/8/2026) malam WIB, Persib telah menyelesaikan masalah tersebut dan terbebas dari sanksi larangan regustrasi FIFA.
Robert Rene Alberts mengunggah klarifikasi pada Rabu (12/8/2026) lewat instagram pribadinya.
Pelatih asal Belanda itu pilih buka suara karena mulai banyak respons dari publik yang salah mengenai fakta yang terjadi.
Selain itu, komentar buruk juga menyasar keluarga Robert Rene Alberts yang mengubungkan dengan masalah tersebut.
Dalam penjelasannya, sengketa berawal dari kontrak yang ditandatangi Robert dengan Persib pada 2021 dengan durasi kontrak hingga 2025.
Ia menegaskan tidak pernah dipecat dari posisi pelatih kepala, melainkan memilih mengundurkan diri pada 2022.
Robert melanjutkan bahwa ia menemui manajemen baru Persib pada Januari 2025 dan membahas pembayaran yang masih tertunda.
Pertemuan tersebut menghasilkan baik Robert dan Persib menyepakati pembayaran bertahap mulai Maret hingga Desember 2025.
Karena mengetahui situasi klub, Robert juga mengaku bersedia menerima uang yang lebih sedikit dari hak dalam kontrak awal.
“Sebenarnya, saya setuju untuk mengurangi jumlah awal, dan saya bersedia berkompromi, menerima kurang dari jumlah kontrak asli karena saya juga memahami situasi klub dan benar-benar berusaha membantu Persib juga,” ujar Robert.
Singkat cerita, Persib belum membayar penuh atas apa yang sudah disepakati dengan Robert sehingga mereka dijatuhi sanksi larangan registrasi FIFA pada 10 Agustus 2026.
“Ini bukan hanya klaim pribadi saya atau sesuatu yang saya putuskan sendiri. Ini adalah proses resmi FIFA," kata Robert.
"Bukti telah diserahkan dan FIFA membuat keputusannya. FIFA telah menentukan bahwa Persib memiliki kewajiban yang belum dilunasi kepada saya dan memerintahkan pembayaran tahun lalu."
"“Ketika pembayaran masih belum dilakukan oleh Persib, konsekuensi di bawah proses FIFA diikuti, termasuk sanksi pendaftaran tahun lalu."
"Setelah FIFA memerintahkan sanksi tahun lalu, Persib segera membayar saya, tapi itu hanya sebagian dari pembayaran. Masih ada banyak bulan lain yang harus dibayar hingga Desember 2025,” sambungnya.
Pada akhirnya Persib sudah merampungkan segala hak yang belum dibayarkan kepada Robert Rene Alberts pada Selasa (11/8/2026).
Kurang lebih hanya 24 jam, nama Persib sudah tidak tercantum lagi dalam Daftar Sanksi Larangan Registrasi FIFA.
Robert juga mengonfirmasi hal tersebut dan berharap bahwa publik jangan menyebarkan komentar atau tuduhan salah terhadap dirinya maupun keluarga.
“Kemarin Persib telah membayar penuh seluruh jumlah yang tertunda, dan kemarin saya juga sudah menginformasikan kepada FIFA untuk mencabut sanksi tersebut," ujar Robert.
“Nilailah situasi berdasarkan fakta, jangan berasumsi, jangan mendengarkan rumor, dan tolong jangan berbicara buruk tentang saya atau keluarga saya karena sekarang Anda sudah mengetahui faktanya," tambahnya.