Kaesang akan Maju Dapil Jateng, Bersaing dengan Puan Maharani, Jokowi Akui Berat: Restui & Doakan
ninda iswara August 12, 2026 02:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bersiap mengambil langkah politik baru dengan maju sebagai calon anggota legislatif di Dapil V Jawa Tengah.

Keputusan tersebut membuat persaingan politik di wilayah tersebut diperkirakan semakin menarik untuk diperhatikan.

Ayah Kaesang, mantan Presiden Jokowi, turut menyoroti tantangan yang akan dihadapi putranya dalam kontestasi tersebut.

Menurut Jokowi, Dapil V Jawa Tengah bukanlah wilayah yang mudah untuk ditaklukkan karena selama ini dikenal sebagai salah satu basis kuat PDI Perjuangan.

“Kita tahu Dapil V Jawa Tengah dapil yang sangat berat,” ungkapnya saat ditemui di kediamannya, Rabu (12/8/2026).

Tantangan Kaesang semakin besar karena ia akan bertarung di wilayah yang selama ini menjadi basis politik PDI Perjuangan.

Dapil tersebut juga memiliki sosok petahana dengan pengaruh politik yang kuat, yakni Ketua DPR RI Puan Maharani.

Puan diketahui telah mempertahankan posisinya sebagai wakil rakyat dari dapil tersebut selama dua periode.

Baca juga: Kaesang Maju Pemilu 2029 Dapil Jateng, Ganjar Pranowo Sebut Bukan Nantang: Tetap Kandang Banteng

Wilayah pemilihannya mencakup empat daerah, yakni Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Solo.

Keberadaan Puan tentu menjadi salah satu faktor yang membuat persaingan di Dapil V Jawa Tengah dipandang cukup berat.

Meski demikian, Kaesang tetap memilih wilayah tersebut sebagai arena untuk melanjutkan kiprahnya di dunia politik melalui jalur legislatif.

Jokowi pun membenarkan bahwa putranya akan berada dalam satu daerah pemilihan dengan Puan Maharani.

Hal itu disampaikan ketika ia kembali ditanya mengenai rencana pencalonan Kaesang di Dapil V Jawa Tengah.

“Ya kalau di Dapil V iya (satu dapil dengan Puan),” jelasnya.

Dengan hadirnya Kaesang, pertarungan politik di Dapil V Jawa Tengah berpotensi menjadi salah satu kontestasi yang menarik perhatian pada pemilu mendatang.

Sudah Ada Perhitungan, Beri Restu dan Doa

Meski begitu, menurutnya keputusan ini diambil setelah melalui sejumlah perhitungan.

Termasuk berbagai risiko yang akan menyertai jika gagal terpilih.

“Ya itu sudah menjadi keputusan Mas Kaesang. Saya kira sudah dihitung dan dikalkulasi risiko-risikonya. PSI punya tim yang berkaitan dengan perhitungan politik. Sudah diputuskan masuk ya hadapi risiko dan segera kuasai lapangan,” tuturnya.

Ia sendiri mengaku tak memberikan nasihat khusus kepada putra bungsunya ini.

Ia hanya merestui dan mendoakan mengenai langkah putranya ini.

“Nggak ada (nasihat). Nggak pernah ada. Sudah memutuskan pasti sudah dihitung dengan matang. Orang tua hanya merestui dan mendoakan,” jelasnya. 

(TribunTrends/TribunSolo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.