Bule Taiwan Dilecehkan Oleh Pria di Pantai Lovina Bali, Dipaksa Jabat Tangan Lama Hingga Tak Nyaman
Talitha Daren August 12, 2026 04:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Polisi menyelidiki dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang turis wanita asal Taiwan saat berada di kawasan wisata Lovina, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali.

Dikutip dari Kompas.com pada 12 Agustus 2026, Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengatakan, kepolisian telah berkoordinasi dengan Atase Kepolisian Taiwan di Indonesia untuk mendapatkan keterangan langsung dari korban. 

Baca juga: Pria di Denpasar Bali Diduga Sekap Anak Bos Saat Rumah Sepi, Korban Sempat Bungkam akibat Diancam

Viral Setelah Turis Unggah Pengalamannya

Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah video pengalaman tak menyenangkan yang dialami turis Taiwan yang diunggah melalui akun Instagram @aurosa_a.

Dalam rekaman itu, korban terlihat sedang membuat konten outfit check di kawasan Lovina.

Seorang pria kemudian menghampirinya dan mengajak berjabat tangan sambil mengucapkan selamat berlibur.

Awalnya, korban mengira tindakan tersebut merupakan bentuk keramahan dari warga setempat.

Namun, jabat tangan itu berlangsung cukup lama hingga membuat korban merasa tidak nyaman.

Korban kemudian berusaha melepaskan tangannya dan pria itu diduga mengarahkan tangan korban ke bagian tubuh yang tidak semestinya.

Baca juga: Dugaan Pelecehan Seksual UPN Veteran Yogyakarta, Sanksi 5 Dosen, Korban Tak Perlu Ulang Skripsi

TURIS DI BALI - Bule Taiwan dilecehkan oleh pria di Pantai Lovina Bali, dipaksa jabat tangan lama (Tribun Trends/Polres Buleleng dan via Tribunnews)

Polisi Identifikasi Pria yang Terekam dalam Video

Dari hasil penelusuran bersama pihak Desa Kalibukbuk, polisi mengidentifikasi seorang pria berinisial WS (68), warga setempat, yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

WS kemudian dipanggil dan diberikan pembinaan. Polisi menyebut WS mengakui perbuatannya dan menyatakan tidak akan mengulangi tindakan serupa.

Pernyataan tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh WS.

Kepala Desa Kalibukbuk I Ketut Suka sebelumnya juga mengatakan pihak desa telah memanggil WS bersama keluarganya untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Pihak keluarga WS juga diminta ikut mengawasi yang bersangkutan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Baca juga: Pilu Pemuda 20 Tahun Tewas Kecelakaan Tunggal di Jembrana Bali, Akan ke Puskesmas & Tak Pakai Helm

Polisi Berkoordinasi dengan Atase Kepolisian Taiwan

Karena korban sudah meninggalkan Indonesia, polisi kini berupaya berkomunikasi melalui Atase Kepolisian Taiwan.

Koordinasi ini diharapkan dapat membantu proses investigasi dan memastikan kronologi kejadian berdasarkan keterangan korban.

Ia menyayangkan dugaan tindakan tersebut karena dinilai dapat menimbulkan rasa tidak aman bagi wisatawan sekaligus berdampak terhadap citra pariwisata Bali.

Ia memastikan kepolisian akan menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Bali.

(TribunTrends.com/Talitha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.