KNPI Bangka Dorong Kreativitas Anak Muda Lewat Lomba Orasi Kepemudaan 2026
Ardhina Trisila Sakti August 12, 2026 05:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Bangka menghadirkan kegiatan yang mendorong keberanian dan kreativitas generasi muda dalam rangka memperingati HUT KNPI ke-53 tahun 2026.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Lomba Orasi Kepemudaan dan Kemerdekaan yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat, 6-7 Agustus 2026 lalu.

Kegiatan tersebut diikuti 26 pemuda Kabupaten Bangka yang sebelumnya berhasil lolos sebagai peserta terpilih.

Perlombaan berlangsung di Panggung Utama Gebyar HUT KNPI yang berada di Stadion OROM Sungailiat.

Selama dua hari, masyarakat dapat menyaksikan penampilan para peserta mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WIB.

Acara semakin meriah dengan kehadiran sejumlah kegiatan pendukung, seperti bazar kuliner UMKM, pertunjukan musik band, serta aksi donor darah.

Ketua DPD KNPI Bangka, Adi Putra mengatakan lomba tersebut dirancang sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, terutama dalam kemampuan berbicara di depan umum.

Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut mampu menyampaikan pendapat, tetapi juga harus bisa mengembangkan gagasan dan membangun kemampuan komunikasi.

"Tema yang diangkat adalah Pemuda Bangka Mandiri, Modern, Berdaya saing. Peserta dapat memilih salah satu sub tema seperti Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan Hidup, Sosial Kemasyarakatan, Transformasi Teknologi," ujar Adi Putra, Rabu (12/8/2026)

Sementara itu, Koordinator Lomba Orasi Kepemudaan, Arinda Unigraha, menjelaskan proses seleksi peserta berlangsung cukup ketat.

Dari lebih dari 60 pemuda yang mendaftarkan diri, sebanyak 26 peserta berhasil lolos ke babak penyisihan. Setelah melalui tahapan tersebut, enam peserta kemudian berhak melanjutkan perjuangan ke babak grand final.

Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar tingkat SLTA, mahasiswa, perwakilan organisasi kepemudaan hingga masyarakat umum.

Para peserta kemudian bersaing memperebutkan posisi juara pertama, kedua, dan ketiga dengan hadiah berupa penghargaan serta uang pembinaan.

Arinda menjelaskan, masing-masing peserta diberikan waktu antara lima sampai tujuh menit untuk menyampaikan orasi di atas panggung.

Salah satu tantangan dalam perlombaan tersebut adalah peserta tidak diperkenankan membawa teks ketika tampil.

"Untuk teknis, tiap peserta tampil berorasi dalam durasi 5-7 menit tanpa teks di atas panggung. Mereka memilih salah satu dari 7 subtema yang sudah disiapkan dewan juri. Para dewan juri akan menilai banyak aspek dari penampilan orasi yang dibawakan peserta, seperti intonasi, artikulasi, penyajian, naskah, properti, relevansi tema, solusi, umpan balik audiens, dan sebagainya," jelas Arinda.

Dengan format tersebut, peserta dituntut tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan secara spontan dan menarik di hadapan penonton.

Sekretaris KNPI Bangka, Rizal Mustaktim menilai kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi dalam memberikan ruang pengembangan bagi anak muda di Kabupaten Bangka.

Ia menilai generasi muda membutuhkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mendapatkan fasilitas dan arahan yang tepat.

Menurutnya, pembinaan semacam itu penting agar pemuda Bangka memiliki kemampuan bersaing, baik di tingkat daerah maupun dalam berbagai bidang yang lebih luas.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perlombaan semata, tetapi mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan potensi dan prestasi pemuda di Kabupaten Bangka.

Daftar Pemenang Lomba Orasi KNPI Bangka 2026

Setelah melalui seluruh rangkaian perlombaan, tiga peserta berhasil menempati posisi teratas.

Berikut daftar pemenang Lomba Orasi KNPI Bangka 2026:

Aulia Humaira – SMA Negeri 1 Pemali
Metta Angelica – SMK Negeri 1 Sungailiat
M. Aizzal Fathri – Pemuda Remaja Masjid Agung Sungailiat

(Rilis/Vigestha Repit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.