Croissant termasuk pastry populer Prancis yang banyak digemari di Indonesia. Kini banyak kreasi croissant unik, salah satunya memadukan unsur legenda rakyat Indonesia.
Croissant merupakan salah satu jenis pastry populer asal Prancis. Berupa roti dengan beberapa lapisan yang membentuk rongga mirip sarang lebah.
Varian croissant yang umum biasanya hanya dikreasikan dengan cita rasa butter atau mentega. Hal ini membuat cita rasa croissant menjadi gurih dan teksturnya flaky.
Cita rasa croissant yang klasik juga bisa dipadukan dengan cokelat, almond, variasi gurih dengan daging, dan lainnya. Belakangan ini, banyak juga kreasi croissant hybrid dengan rasa yang unik.
Kreasi unik ini ditawarkan bakery populer Paris Baguette. Dalam rangka HUT RI ke-81, Paris Baguette menghadirkan 3 variasi unik croissant.
Croissant unik terinspirasi dari Legenda Rakyat Indonesia Foto: Yenny Mustika/detikcom
|
Bukan rasa biasa, melainkan diambil dari unsur legenda rakyat khas Indonesia. Tiga di antaranya adalah legenda Bawang Merah dan Bawang Putih, Asal Usul Danau Toba, dan Si Malin Kundang.
Ketiga legenda rakyat itu yang paling populer di Indonesia. Itulah alasan Paris Baguette akhirnya menggunakan unsur tersebut dalam menciptakan rasa spesial bertajuk 'Legenda Rasa'.
Pada croissant dengan varian rasa 'Dua Saudari', croissant ini terinspirasi dari cerita 'Bawang Merah dan Bawang Putih'.
Croissant ini menonjolkan kelembutan pada karakter Bawang Putih dan elemen pedas yang mencerminkan karakter Bawang Merah.
Kamu bisa merasakan perpaduan antara garlic butter, keju krim, dan sambal bawang kering yang menghadirkan keseimbangan rasa gurih, creamy, dan sedikit pedas dalam setiap gigitan.
Ada juga variasi Croissant Puteri Toba yang terinspirasi dari Legenda Danau Toba. Kreasi inidihiasi edible gold dust untuk melambangkan sisik ikan mas pada cerita tersebut.
Croissant ini juga dipadukan dengan lapisan cokelat putih yang manis legit, serta isian selai markisa Medan yang khas. Paduan rasa ini memberikan sensasi manis, segar, tapi tetap terlihat modern.
Croissant unik terinspirasi dari Legenda Rakyat Indonesia Foto: Yenny Mustika/detikcom
|
Terakhir, croissant dengan lapisan wijen hitam ini terinspirasi dari kisah Si Malin Kundang yang tersohor di Sumatera Barat.
Lapisan wijen hitam yang mengelilingi croissant dibuat menyerupai batu sebagai simbol tokoh Malin yang dikutuk menjadi batu.
Ada juga sentuhan lembaran edible gold sebagai lambang kekayaan yang merupakan konflik utama dari kisah Si Malin Kundang. Tak hanya wijen hitam, tapi juga ada paduan saus salted caramel yang memberikan sensasi manis gurih.
Jika ingin mencobanya, kamu bisa menikmatinya dengan harga Rp 45.000 per varian. Jangan sampai dilewatkan, karena tersedia dalam waktu terbatas, ya!







