WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Suasana meriah terlihat di Terminal Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2026) siang. Pengelola terminal bersama pegawai perusahaan otobus (PO), pedagang, dan warga sekitar mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Beragam hadiah telah disiapkan bagi para pemenang untuk menambah semarak perayaan.
Menariknya, Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menginisiasi lomba tarik bus yang terbuka bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi. Peserta nantinya akan ditantang menarik bus sejauh sekitar 50 hingga 100 meter.
"Lomba tarik bus akan menjadi puncak perayaan HUT RI ke-81 yang digelar pada Selasa (18/8/2026) mendatang," kata Revi, Rabu.
Tak hanya itu, mantan Kepala Terminal Kalideres tersebut juga akan menyiapkan panggung hiburan lengkap dengan tenda dan musik dangdut untuk menghibur para peserta maupun penumpang yang berada di terminal.
Menurut Revi, berbagai perlombaan yang digelar tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai dan pedagang, tetapi juga dapat diikuti oleh para penumpang bus.
"Jenis perlombaannya cukup banyak dan unik. Sebelumnya sudah ada lomba karaoke, kemudian lomba rebut kursi, balap pocong yang berlangsung hari ini, tenis meja, lomba baris-berbaris dengan mata tertutup, hingga tarik tambang," ujarnya.
Revi mengaku bangga melihat antusiasme seluruh elemen yang berada di lingkungan terminal, mulai dari pegawai, penumpang, pedagang, hingga pengurus PO bus yang turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, pengelola terminal bersama panitia juga akan menggelar santunan bagi anak yatim di sekitar kawasan terminal.
"Santunan akan diberikan kepada anak-anak yatim yang berasal dari keluarga pedagang, pengurus PO, pengemudi, maupun karyawan PO yang ada di Terminal Kampung Rambutan," tuturnya.
Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat mempererat kebersamaan seluruh warga terminal sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dalam menyambut Hari Kemerdekaan.
"Intinya, kami ingin seluruh keluarga besar Terminal Kampung Rambutan bisa bergembira, merasakan kebersamaan, dan merayakan HUT RI ke-81 dengan penuh sukacita," pungkas Revi.
Lomba Cosplay Pocong
Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana ruang tunggu terminal tampak meriah dengan hadirnya panggung berukuran sekitar 3x4 meter yang disiapkan sebagai pusat kegiatan lomba.
Sejumlah karyawan perusahaan otobus (PO) dan pelaku usaha di lingkungan terminal tampak antusias mendaftarkan diri sebagai peserta.
Dalam perlombaan tersebut, setiap tim terdiri dari dua orang. Satu peserta berperan sebagai "pocong", sementara peserta lainnya bertugas merias wajah dan mengenakan kain kafan kepada rekannya dalam waktu tertentu.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pengelola terminal dan paguyuban yang ada di lingkungan terminal.
"Ada beberapa perlombaan yang kami selenggarakan. Khusus untuk lomba ini memang dibuat unik dan menghibur agar bisa menjadi hiburan bagi seluruh warga terminal, baik pedagang, pengurus PO, karyawan PO, maupun para penumpang," ujar Revi.
Baca juga: Munjirin Resmikan TPS Sirkular di Halim, Sampah Diolah Jadi Bernilai Ekonomi
Menurut dia, berbagai perlombaan yang digelar bertujuan mempererat kebersamaan dan kekompakan di lingkungan Terminal Kampung Rambutan.
Selain lomba merias pocong, panitia juga menggelar lomba karaoke, kursi berantai, tenis meja, tarik tambang, dan sejumlah perlombaan lainnya.
Revi menambahkan, puncak perayaan HUT RI di Terminal Kampung Rambutan akan digelar pada 18 Agustus 2026 dengan menghadirkan lomba tarik bus yang diperkirakan menjadi salah satu kegiatan paling menarik perhatian.
"Puncaknya nanti ada lomba tarik bus yang tentu akan lebih seru dan meriah. Selain itu, kami juga menyiapkan panggung hiburan dangdut sekaligus penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba," katanya.
Menurut Revi, hadiah yang disiapkan sebagian besar berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kopi agar lebih bermanfaat bagi para peserta.
Salah satu peserta, Lintong Nadapdap, mengaku senang bisa mengikuti lomba merias dan mengenakan kostum pocong tersebut.
Ia mengatakan kegiatan semacam ini rutin digelar setiap tahun menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI dan selalu menjadi hiburan bagi para pekerja di terminal.
"Ini pengalaman pertama saya jadi pocong. Seru juga, meski cukup ekstrem. Rasanya seperti setengah hidup setengah mati," ujar Lintong sambil tertawa.
Menurutnya, lomba tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga mengingatkan manusia akan kematian.
"Tadi saya juga ikut lomba lompat pocong. Pas melompat malah sempat jatuh. Tapi justru itu yang membuat acaranya jadi seru," katanya.