Persiapan Jelang Lawan Sabah FC, Johnny Jansen Matangkan Gaya Permainan Wajah Baru Serdadu Tridatu
Ngurah Adi Kusuma August 12, 2026 05:40 PM

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Bali United bakal mengawali kiprahnya di ajang pramusim Dewata Challenge Series 2026 dengan menjajal kekuatan klub asal Malaysia, Sabah FC, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis 13 Agustus 2026 malam. 

Pelatih kepala Serdadu Tridatu, Johnny Jansen, menegaskan bahwa fokus utama timnya saat ini bukan sekadar mengincar skor akhir, melainkan memantapkan evolusi taktis dan organisasi permainan.

Di atas kertas, kemenangan memang menjadi target setiap laga. Namun, bagi juru taktik asal Belanda tersebut, masa pramusim memiliki esensi yang jauh lebih penting untuk membentuk fondasi permainan tim sebelum terjun ke kompetisi resmi.

Jansen menilai progres skuat asuhannya menunjukkan grafik yang jauh lebih menjanjikan dibandingkan periode awal musim lalu. 

Baca juga: Seluruh Fraksi Setujui Perubahan KUA dan PPAS Kota Denpasar TA. 2026: Wujud Sinergitas Percepatan

Setelah menuntaskan pembenahan di sektor pertahanan, kini staf pelatih mulai bergeser mematangkan organisasi serangan dan skema penguasaan bola.

"Tingkat permainan kita jauh lebih baik. Awalnya kita fokus membahas tentang pertahanan dan kita sudah melakukannya lebih baik dalam hal taktis," kata Johnny Jansen, pada Rabu 12 Agustus 2026.

"Sekarang kita banyak berbicara tentang saat kita menguasai bola," imbuhnya.

Kendati menyadari Sabah FC dan laga berikutnya melawan Persib Bandung bakal memberikan perlawanan sengit, Jansen optimistis dengan kondisi fisik anak asuhnya. 

Baca juga: Berawal dari Jalan Kaki ke Sekolah, I Wayan Swandi Kini Perjuangkan Keadilan Lewat Hukum

Bagi mantan pelatih PEC Zwolle ini, duel uji coba bertensi tinggi adalah sarana terbaik untuk menguji kematangan taktik yang telah digembleng selama latihan.

"Kalau bicara soal target, tentu saja kita ingin menang. Tapi di pramusim, kamu ingin mengembangkan pemain dan gaya bermain yang ingin diterapkan," tegasnya.

"Bagi saya itu sangat penting agar kita menjadi lebih baik, jadi menang bukan hal yang paling penting," sambung Jansen.

Sementara itu, Pemain Bali United, Thomas Lam menjelaskan kesiapan seluruh penggawa Serdadu Tridatu untuk menerjemahkan hasil pemusatan latihan ke dalam pertandingan nyata di hadapan publik sendiri.

Pemain berkebangsaan Finlandia ini berharap dukungan penuh Semeton untuk memadati tribune Stadion Dipta guna memberikan dorongan motivasi ekstra bagi tim saat mengarungi dua laga krusial tersebut.

Baca juga: Dewan Jaminan Sosial Berikan Warning ke RS Prof Ngoerah, Sebut Jangan Ada Diskriminasi Pasien BPJS

"Tentu saja kami ingin memenangkan kedua pertandingan. Kita bekerja keras setiap hari dalam latihan dan sekarang di pertandingan kita harus menunjukkannya,”

“Mudah-mudahan akan ada banyak pendukung yang datang dan kita bisa menghibur mereka," ujar Thomas Lam.

Laga pembuka Dewata Challenge Series 2026 antara Bali United melawan Sabah FC dijadwalkan kick-off pukul 20.00 WITA. 

Selepas meladeni tim berjuluk The Rhinos, Serdadu Tridatu dijadwalkan menjajal kekuatan Persib Bandung pada Selasa 18 Agustus 2026 mendatang. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.