TRIBUNMANADO.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado merilis prakiraan cuaca daerah rawan longsor di Sulawesi Utara untuk Kamis (13/8/2026).
Berdasarkan peta BMKG yang dipublikasikan Rabu (12/8/2026) pukul 08.30 WITA, kondisi cuaca di sejumlah wilayah Sulawesi Utara pada umumnya diprakirakan cerah berawan hingga berawan pada pagi, siang, malam, dan dini hari.
Peta tersebut juga menunjukkan tingkat potensi gerakan tanah di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.
Baca juga: Breaking News: Kebakaran Rumah di Desa Passi Bolaang Mongondow Sulut
Area dengan warna hijau menunjukkan potensi gerakan tanah rendah, kuning potensi sedang, sedangkan merah muda/magenta menunjukkan potensi gerakan tanah tinggi.
Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan perbukitan dan lereng diimbau tetap waspada, terutama ketika terjadi perubahan cuaca dan hujan yang dapat meningkatkan risiko tanah longsor.
Daftar Prakiraan Cuaca daerah rawan longsor di Sulawesi Utara untuk Kamis (13/8/2026):
Kepulauan Talaud: Cerah berawan.
Kepulauan Sangihe: Cerah berawan.
Kepulauan Sitaro: Cerah berawan.
Kota Manado: Cerah berawan.
Minahasa Utara: Cerah berawan.
Kota Bitung: Cerah berawan.
Minahasa Selatan: Cerah berawan.
Kota Tomohon: Cerah berawan.
Minahasa: Cerah berawan.
Minahasa Tenggara: Cerah berawan.
Bolaang Mongondow Utara: Cerah berawan.
Bolaang Mongondow: Cerah berawan.
Kota Kotamobagu: Cerah berawan.
Bolaang Mongondow Selatan: Cerah berawan hingga berawan.
Bolaang Mongondow Timur: Cerah berawan.
Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.
Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini