Mengenal Indonesia Women's League 2026-2027, Pemain Timnas Wajib Ada
Taufik Batubara August 12, 2026 10:33 PM

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Pemain Timnas Putri Indonesia Zahra Muzdalifah (kanan) akan memperkuat FC Bekasi City di Indonesia Women's League 2026-2027.

BOLASPORT.COM - Setelah vakum hampir tujuh tahun, roda kompetisi sepak bola wanita atau putri Indonesia kembali digulirkan. Nama resminya kini Indonesia Women's League.

Sebelumnya, kompetisi kasta tertinggi itu bernama Liga 1 Putri, yang berlangsung kurang dari dua bulan, 6 Oktober-28 Desember 2019.

Diikuti 10 tim, Persib Putri akhirnya menjadi juara setelah mendominasi final dengan menang agregat 6-1 atas Tira Persikabo Kartini.

Namun, kompetisi kali ini tanpa sang juara bertahan dari Bandung tersebut.

Alasannya, kata CEO Indonesia Women's League Teddy Tjahjono, musim perdana ini difokuskan untuk memulihkan ekosistem sepak bola perempuan secara bertahap setelah "tertidur cukup pulas".

Disertai pertimbangan efisiensi, pesertanya terbatas hanya enam klub yang berada di Jabodetabek, sehingga belum melibatkan klub-klub lain di luar wilayah itu, termasuk Persib Putri.

Keenam klub peserta tahap awal itu adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United, Garudayaksa FC, Persikad Depok, dan FC Bekasi City.

Format Kompetisi

Indonesia Women's League atau Liga Putri Indonesia 2026-2027 akan digelar sekitar tiga bulan atau 17 pekan mulai 17 Oktober 2026 hingga akhir Januari 2027.

Seluruh pertandingan dipusatkan di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.

Teddy Tjahjono menjelaskan, kompetisi musim ini menggunakan format triple round-robin. Artinya, setiap klub akan saling berhadapan tiga kali sepanjang fase reguler.

"Jadi, setiap tim akan bermain 15 kali dalam satu musim," tandasnya.

Empat tim teratas di klasemen akhir fase reguler itu berhak melaju ke babak knock-out semifinal. Pemenang semifinal bersaing di final untuk berebut mahkota juara Indonesia Women's League.

Seperti halnya kompetisi secara umum, pemain asing juga bisa tampil. Operator liga mengizinkan setiap klub mendaftarkan maksimal empat pemain asing.

Yang tak kalah menarik, seluruh klub diwajibkan memiliki setidaknya satu pemain yang berstatus anggota Timnas Putri Indonesia.

Belum diketahui secara lengkap, siapa dan ke klub mana saja distribusi pemain Garuda Pertiwi tersebut.

Setidaknya, dua di antaranya adalah Safira Ika untuk Dewa United dan Zahra Muzdalifah di FC Bekasi City

Ketua Umum PSSI Erick Thohir berjanji Indonesia Women's League ini akan terus bergulir karena tak ingin menomorduakannya.

"Kami tidak ingin liga ini hanya sekali bergulir, kami perhitungkan dengan matang semua kesiapannya," tandas Menteri Pemuda dan Olahraga itu.

Selamat menikmati kembali kompetisi sepak bola perempuan, yang akan dibuka dengan pertandingan Persija Jakarta Putri versus Persita Tangerang Putri pada 17 Oktober mendatang.

Kompetisi sepak bola putri kembali digelar di Indonesia dengan nama Indonesia Women's League.
BOLASPORT.COM (ASISTENSI AI)
Kompetisi sepak bola putri kembali digelar di Indonesia dengan nama Indonesia Women's League.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.