SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu) kembali menatap Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South dengan ambisi besar.
Setelah musim lalu harus puas menjadi runner-up, tim putra Kosayu bertekad kembali merebut trofi juara di GOR Ken Arok, Malang.
Kegagalan mengamankan gelar pada musim sebelumnya tidak membuat semangat Kosayu meredup.
Justru, hasil tersebut menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan diri lebih baik.
Terlebih, Kosayu memiliki sejarah sebagai salah satu tim kuat di kompetisi basket pelajar Jawa Timur.
Dukungan untuk menghadapi musim baru datang dari berbagai pihak, mulai dari sekolah, alumni, hingga para siswa.
Selain dukungan tersebut, Kosayu juga melakukan pembaruan dalam program latihan dengan memberikan perhatian lebih terhadap aspek fisik pemain.
Baca juga: Chemistry Makin Erat, Kosayu Putri Matangkan Diri Jelang DBL East Java-South
Salah satu pemain Kosayu, Bennet Marella, menjelaskan bahwa pola latihan musim ini masih mempertahankan standar sebelumnya, tetapi intensitasnya ditingkatkan.
Salah satu perubahan yang diterapkan adalah adanya sesi gym bersama pelatih strength and conditioning.
“Persiapan tahun ini masih menggunakan standar yang sama, tetapi lebih fokus dan intens."
"Hal baru yang kami jalani adalah gym session bersama pelatih strength and conditioning, Coach Firman,” ujar Bennet.
Kehadiran pelatih khusus untuk pengembangan fisik menjadi salah satu pembeda Kosayu pada musim ini.
Program tersebut dijalankan secara rutin tiga kali dalam sepekan untuk membantu pemain meningkatkan kebugaran dan kesiapan fisik sebelum kompetisi.
Sesi gym menjadi tambahan dari program latihan reguler yang selama ini sudah dijalani skuad Kosayu.
Meski harus melewati latihan dengan intensitas tinggi dan evaluasi dari tim kepelatihan, Bennet menyebut suasana di dalam tim tetap positif.
Menurutnya, tantangan selama masa persiapan justru semakin mempererat hubungan antarpemain.
Kekompakan tersebut tidak hanya terasa ketika berada di lapangan, tetapi juga dalam aktivitas tim sehari-hari.
“Cerita menarik dalam persiapan tahun ini ada pada porsi latihan. Walaupun cukup berat, teman-teman tetap menikmati setiap sesi."
"Seberat apa pun latihannya atau ketika mendapat evaluasi dari pelatih, saya merasa tim tahun ini sangat solid,” tutur Bennet.
Baca juga: Digelar di GOR Ken Arok Kota Malang, Simak Cara Membeli Tiket DBL East Java-South 2026
Berstatus sebagai runner-up musim lalu juga tidak dianggap sebagai tekanan oleh Bennet.
Baginya, tuntutan untuk menjadi juara sudah melekat dalam tradisi basket Kosayu dan menjadi standar yang terus diwariskan dari generasi sebelumnya.
Bennet menilai ambisi meraih gelar bukan sekadar target pribadi para pemain musim ini.
Ekspektasi tersebut merupakan bagian dari kultur yang telah dibangun oleh senior dan alumni Kosayu selama bertahun-tahun.
“Saya dan tim tidak menganggapnya sebagai pressure, melainkan standar yang sudah dibangun senior dan alumni sebagai kultur basket di Kosayu."
"Juara memang menjadi standar kami dari tahun ke tahun. Semoga Tuhan memberikan hasil terbaik dari semua persiapan yang sudah kami jalani,” katanya.
Menghadapi persaingan musim ini, Kosayu tidak ingin terlalu fokus pada satu nama sebagai calon lawan terberat. Bennet menyadari bahwa komposisi setiap tim dapat berubah dari musim ke musim.
Karena itu, skuad Kosayu memilih mempersiapkan diri untuk menghadapi siapa pun yang nantinya menjadi lawan.
Mereka ingin menjaga permainan sesuai standar tim sekaligus memberikan penampilan terbaik demi sekolah.
“Musim ini kami belum bisa menentukan siapa lawan terberat karena komposisi pemain setiap sekolah pasti berubah."
"Yang terpenting, selama persiapan kami selalu ditanamkan untuk siap menghadapi siapa pun, bermain sesuai standar tim, dan memberikan yang terbaik untuk nama Kosayu,” pungkas Bennet.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan kembali digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia.
Kompetisi ini juga menjadi bagian dari proses pencarian student-athlete terbaik dari setiap daerah untuk mendapatkan kesempatan menuju DBL Indonesia All-Star melalui DBL Camp.
Selain kompetisi basket, musim ini turut menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100 persen Indonesia”.
Rangkaian pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Sementara laga final juga tersedia melalui YouTube Good Day ID.