Cara Mengatasi WhatsApp Disadap, Lakukan 6 Langkah Ini agar Akun Kembali Aman
M Zulkodri August 12, 2026 10:36 PM

 

POSBELITUNG.CO--Pengguna WhatsApp perlu waspada terhadap risiko pembajakan atau penyalahgunaan akun.

Jika menemukan aktivitas mencurigakan, seperti akun tiba-tiba keluar sendiri atau terdapat perangkat asing yang terhubung, pengguna sebaiknya segera mengambil langkah pengamanan.

Penyadapan atau pengambilalihan akun WhatsApp dapat dimanfaatkan pelaku untuk mengirim pesan, tautan berbahaya, hingga meminta uang kepada kontak korban. Karena itu, semakin cepat akun diamankan, semakin kecil risiko kerugian yang ditimbulkan.

Berikut enam langkah yang dapat dilakukan ketika WhatsApp diduga disadap atau diambil alih orang lain:

1. Keluar dari Perangkat yang Tidak Dikenal

WhatsApp memungkinkan satu akun terhubung dengan beberapa perangkat. Jika terdapat perangkat yang tidak dikenali, pengguna dapat segera memutuskan akses tersebut.

Caranya:

  • Buka WhatsApp di ponsel utama.
  • Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas.
  • Pilih Linked devices atau Perangkat tertaut.
  • Periksa daftar perangkat yang terhubung.
  • Pilih perangkat yang tidak dikenal.
  • Ketuk Log out atau Keluar.

Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada perangkat lain yang masih memiliki akses ke akun WhatsApp.

2. Beri Tahu Keluarga dan Teman

Jika akun WhatsApp sudah diduga diambil alih, segera beri tahu keluarga, teman, dan kontak penting.

Hal ini perlu dilakukan karena pelaku dapat menggunakan akun korban untuk mengirim pesan penipuan, tautan palsu, atau bahkan meminta uang kepada orang-orang yang ada di daftar kontak.

Pengguna dapat membuat pengumuman melalui media sosial lain atau menghubungi kontak secara langsung.

Minta orang-orang terdekat untuk tidak membuka tautan, mengunduh lampiran, atau mengikuti permintaan mencurigakan yang dikirim dari akun WhatsApp tersebut.

Jika ada pesan mencurigakan, kontak juga dapat diminta mengambil tangkapan layar tanpa membuka tautan atau lampirannya.

3. Instal Ulang WhatsApp dan Login Kembali

Jika akun tiba-tiba keluar dari perangkat utama atau terdapat indikasi akun telah diambil alih, pengguna dapat mencoba memasang ulang aplikasi WhatsApp.

Hapus aplikasi WhatsApp dari ponsel, kemudian unduh dan instal kembali. Setelah itu, login menggunakan nomor telepon yang terdaftar.

WhatsApp akan meminta pengguna melakukan verifikasi menggunakan kode enam digit yang dikirim melalui SMS.

Setelah kode tersebut dimasukkan dan verifikasi berhasil, akses akun dapat kembali diambil alih oleh pemilik nomor.

4. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Jika pengguna masih dapat mengakses akun, segera aktifkan fitur Verifikasi Dua Langkah.

Fitur ini memberikan lapisan keamanan tambahan karena pengguna harus memasukkan PIN enam digit ketika melakukan proses tertentu terkait pendaftaran akun.

Cara mengaktifkannya:

  • Buka Setelan di WhatsApp.
  • Pilih Akun.
  • Ketuk Verifikasi dua langkah.
  • Pilih Aktifkan.
  • Buat PIN enam digit.
  • Tambahkan alamat email yang dapat diakses.
  • Konfirmasi email dan simpan pengaturan.

Penggunaan alamat email pemulihan juga disarankan agar pengguna dapat melakukan pemulihan apabila lupa PIN verifikasi dua langkah.

5. Hubungi Dukungan WhatsApp

Jika berbagai langkah pengamanan belum berhasil, pengguna dapat menghubungi dukungan WhatsApp melalui kanal bantuan resmi.

Dalam laporan tersebut, sampaikan kronologi secara jelas, termasuk kapan akun mulai menunjukkan aktivitas mencurigakan dan bagaimana pengguna menduga akun tersebut diambil alih.

Semakin cepat masalah dilaporkan, semakin cepat pula pengguna dapat mengambil langkah pemulihan yang sesuai.

6. Login Ulang dengan Nomor yang Terdaftar

Salah satu cara untuk mengambil kembali akun yang digunakan orang lain adalah melakukan login ulang menggunakan nomor telepon yang terdaftar.

Setelah memasukkan nomor, WhatsApp akan mengirimkan kode verifikasi enam digit melalui SMS.

Menurut informasi resmi WhatsApp, ketika pengguna berhasil melakukan verifikasi dengan kode enam digit tersebut, orang lain yang menggunakan akun tersebut akan dikeluarkan secara otomatis.

Namun, jika pelaku telah mengaktifkan verifikasi dua langkah, pengguna mungkin diminta memasukkan PIN tambahan yang tidak diketahui.

Dalam kondisi tersebut, proses pemulihan dapat membutuhkan waktu lebih lama. WhatsApp menerapkan mekanisme pengamanan agar akun tidak mudah diambil alih kembali.

Jangan Pernah Berikan Kode OTP

Selain melakukan enam langkah tersebut, pengguna perlu mengingat satu hal penting: jangan pernah memberikan kode OTP atau kode verifikasi WhatsApp kepada siapa pun.

Kode tersebut bersifat rahasia. Pelaku dapat menggunakan berbagai modus, seperti berpura-pura menjadi teman, petugas layanan, atau pihak tertentu untuk meminta kode verifikasi.

Jika menerima kode OTP tanpa pernah meminta atau melakukan proses login, jangan berikan kode tersebut kepada siapa pun.

Mengaktifkan verifikasi dua langkah, rutin memeriksa perangkat tertaut, serta tidak sembarangan mengklik tautan atau memberikan kode verifikasi merupakan langkah penting untuk menjaga akun WhatsApp tetap aman.(*)

Sumber: Kompas.com dan TribunnewsBogor.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.