Bupati TTU Serahterimakan Rumah Layak Huni Program TULUS Plus Sanitasi di Desa Taekas 
Ryan Nong August 12, 2026 11:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 


POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo memimpin langsung seremoni serah terima satu unit rumah layak huni di Desa Taekas, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten TTU, NTT. Rumah tersebut merupakan milik Hendrikus Lou Bere yang dibangun melalui Program TULUS Plus Sanitasi tahun anggaran 2026.


Serah terima rumah layak huni tersebut dilaksanakan pada, Selasa, 11 Agustus 2026. Turut hadir dalam kesempatan itu, Plh Kadis PRKPP dan jajaran, Camat Miomaffo Timur, Kades Taekas dan masyarakat, serta tokoh agama.

 

Baca juga: PLN Bongkar 42 Unit Meteran Listrik Milik Pedagang Jelang Pembangunan Pasar Modern Kefamenanu 


Falentinus mengatakan, rumah milik Hendrikus Lou Bere merupakan rumah kedua yang diresmikan pada tahun 2026 ini. Rumah pertama merupakan rumah bonus untuk atlet futsal putri peraih medali Perak Sea Games, Astin Olin.


Ia menjelaskan, total bantuan rumah layak huni tahun 2026 dari Program TULUS plus Sanitasi sebanyak 22 unit. Masyarakat kelas bawah yang menjadi sasaran bantuan.


Sasaran bantuan rumah layak huni tersebut merupakan masyarakat kurang mampu yang masuk kategori desil 1 dan desil 2. Indikator sasaran dilihat dari kondisi rumah.


"Rumah Bapak Hendrikus ini juga tidak layak. Jadi kita putuskan beri bantuan," ungkapnya, Rabu, 12 Agustus 2026.


Selain itu, perabot rumah tangga di rumah itu tidak menunjang. Bantuan tersebut diberikan sebagai dukungan kepada masyarakat agar bisa menabung untuk kebutuhan lain seperti pendidikan dan lain-lain.


Ia berharap, penerima bantuan bisa merawat dan menjaga rumah tersebut dengan baik. Mereka juga dilarang menjual rumah bantuan ini.


Bantuan rumah itu juga merupakan bentuk support Pemkab TTU kepada masyarakat kecil agar tidak berputus asa dalam menjalani kehidupan.


Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Gregorius Nai mengatakan, dua unit rumah sudah diserahterimakan dari total 5 unit rumah Program TULUS Plus Sanitasi tahun 2026 ini. 


Ia mengakui bahwa, jika pembangunan rumah di setiap desa sebanyak 1 unit saja maka sangat cepat dituntaskan. Apabila lebih dari satu unit, KMPS cukup kesulitan untuk mengontrol pekerjaan.


Sementara itu, tiga unit lain sudah tuntas pekerjaan slof atas. Saat ini sedang dilaksanakan pengerjaan rangka atap dari rumah tersebut.


"Itu di Desa Nilulat satu unit, satu di Banafanu dan satu lainnya di Desa Nifuboke," ucap Gregorius.


Menurutnya, saat ini sedang dilaksanakan proses administrasi pembangunan rumah di Desa Kiuola. Di desa tersebut sebanyak 1 unit rumah bakal dibangun.


Pembangunan rumah layak huni di Desa Kiuola dilaksanakan untuk korban bencana alam longsor. Rumah tersebut milik Bernadus Ratrigis.


Selain itu, dua unit lainnya di Desa Saenam sedang dalam proses penuntasan administrasi untuk dimulai pembangunan. Dua unit rumah ini sebelumnya direlokasi karena terdampak Program Pembangunan Jalan Sabuk Merah.


"Kemudian reguler ada satu di Kelurahan Tubuhue juga Minggu depan kita sudah mulai jalan (kerjakan)," ungkapnya.


Hingga detik ini, sebanyak 6 unit rumah reguler yang sudah dipastikan dibangun (beberapa lainnya sudah tuntas dibangun), sedangkan rumah kategori terdampak bencana dan program nasional sudah mulai dibangun 3 unit dari 6 unit yang ditetapkan. (bbr)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.