Mahasiswa Teknik Elektro Teknokrat Dalami Sistem PLTA melalui Kunjungan ke Batutegi
Endra Zulkarnain August 12, 2026 10:39 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Sebanyak 10 mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia memperdalam pemahaman mengenai sistem pembangkitan energi listrik melalui kunjungan lapangan ke Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batutegi, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran mata kuliah Pembangkit Tenaga Listrik sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai pengoperasian pembangkit di lapangan.

Kunjungan didampingi Ketua Program Studi Teknik Elektro Elka Pranita, S.Pd., M.T bersama dua dosen, M. Anwar Sadat Faidar, M.T dan Fika Trisnawati, M.T.

Rombongan mahasiswa mendapat sambutan dari staf dan operator PLTA Batutegi. Perwakilan pengelola, Solekan, S.T., turut memberikan arahan selama kegiatan berlangsung.

Solekan mengapresiasi kedatangan mahasiswa ke kawasan Bendungan Batutegi. Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman langsung mengenai pengelolaan pembangkit listrik tenaga air.

“Kami sangat mengapresiasi kedatangan mahasiswa ke Bendungan Batutegi. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari apa yang dilihat dan dipelajari di sini," ujarnya.

"Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat bermanfaat, tidak hanya untuk pengembangan diri mahasiswa, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas,” sambung Solekan.

Selama kunjungan, mahasiswa mempelajari berbagai tahapan dalam sistem pembangkitan listrik tenaga air, mulai dari pemanfaatan energi air, kerja turbin dan generator, hingga sistem kelistrikan, kontrol, monitoring, serta proteksi pembangkit.

Mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai proses perubahan energi. Energi potensial dan aliran air dimanfaatkan untuk menghasilkan energi mekanik melalui turbin, yang selanjutnya dikonversikan menjadi energi listrik menggunakan generator.

Selain sistem utama, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai sistem pendukung yang berfungsi menjaga keamanan, keandalan, dan kontinuitas operasi pembangkit.

Pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, observasi fasilitas, diskusi, serta sesi tanya jawab.

Dengan demikian, mahasiswa dapat menghubungkan konsep yang dipelajari di kelas dengan kondisi dan sistem pembangkit yang mereka temui secara langsung.

Ketua Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia, Elka Pranita, S.Pd., M.T menyampaikan, pembelajaran di lapangan memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa memahami penerapan ilmu Teknik Elektro secara nyata.

plta batutegi-teknokrat2
KUNJUNGAN LAPANGAN - 10 mahasiswa Teknokrat perdalam pemahaman mengenai sistem pembangkitan energi listrik melalui kunjungan lapangan ke PLTA Batutegi.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep pembangkitan secara teoritis, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana sebuah pembangkit listrik dioperasikan, dikendalikan, dan dilindungi untuk memastikan sistem bekerja secara aman dan andal.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia, Dr.Sc. Dedi Darwis, S.Kom., M.Kom., CDSP., sebagai bagian dari upaya mendorong pembelajaran yang aplikatif serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Kunjungan ke PLTA Batutegi diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai sistem pembangkit tenaga listrik sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap pemanfaatan energi terbarukan dalam mendukung penyediaan energi listrik.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman yang mengintegrasikan teori, praktik, dan kondisi nyata di dunia kerja.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.