Jakarta (ANTARA) - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Priok–Muara Tawar akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di daerah setempat.
“Pembangunan SUTET ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang investasi, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” kata Wawan saat silaturahmi bersama masyarakat yang terdampak pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) SUTET 500 kV Jakarta Looping di Jakarta, Rabu,
Menurut dia, keberhasilan proyek ini tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat.
“Ini adalah bentuk gotong royong bersama untuk menghadirkan masa depan yang lebih terang, maju, dan sejahtera,” ujarnya.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, kata dia, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai manfaat proyek, mekanisme pembangunan, hingga proses kompensasi yang akan diterima.
“Forum ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan serta memperlancar pelaksanaan proyek ke depannya,” kata Wawan.
Pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar sendiri ditargetkan menjadi bagian penting dalam sistem kelistrikan nasional yang lebih kuat dan stabil, sekaligus mendukung kebutuhan energi masyarakat di masa depan.
Sementara Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat, Nur Akhsin menjelaskan bahwa pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang bertujuan memperkuat sistem kelistrikan.
“Pembangunan ini menjadi bagian dari jaringan Jakarta Looping 500 kV yang akan menjadi tulang punggung transmisi listrik di wilayah Jawa bagian barat,” kata dia.
Ia mengatakan pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan listrik dan mencegah terjadinya pemadaman besar.
"Ini sejalan dengan materi yang disampaikan dalam forum, bahwa proyek ini dirancang untuk meningkatkan ketersediaan, keandalan, serta kualitas pasokan listrik, sekaligus menghindari risiko gangguan besar pada sistem kelistrikan di Pulau Jawa," kata Akhsin.
Selain pembangunan fisik, PLN juga tengah menjalankan proses pemberian kompensasi kepada masyarakat yang terdampak melalui skema "Right of Way" (ROW), dengan prinsip transparansi dan sesuai aturan yang berlaku.
Sementara itu, menegaskan bahwa listrik saat ini menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat.
“Listrik bukan hanya penerang, tetapi juga penggerak ekonomi. Dari rumah tangga hingga industri, semuanya membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan andal,” katanya.





