Sopir Travel di Ciamis Dihadang Pria Berpedang Samurai, Ternyata Salah Sasaran
Ravianto August 13, 2026 12:11 AM

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Pengalaman menegangkan dialami Yuyu Wahyudin, pengemudi mobil travel yang menjadi korban aksi pengancaman senjata tajam di jalan raya. 

Mobil yang dikemudikannya mendadak dihadang oleh seorang pria yang mengacungkan pedang samurai atau disebut katana di kawasan Ciamis, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut terjadi saat Yuyu memboyong istrinya dalam perjalanan menuju Pangandaran pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat melintas di perempatan Graha-Yodas, Ciamis, Yuyu mendapati jalanan dalam kondisi sepi dan melihat tiga orang di sekitar lokasi.

Salah seorang pria tiba-tiba berdiri di tengah jalan sembari mengacungkan senjata tajam menyerupai pedang samurai ke arah kendaraan Yuyu.

“Saya lihat orang bawa samurai, langsung tancap gas. Dia juga berteriak 'Turun, anjing!' ke arah kami,” ungkap Yuyu menirukan momen mencekam tersebut, Rabu (12/8/2026).

Baca juga: Kasus Penipuan Bermodus PayLater di Ciamis Terungkap, Polisi Tetapkan JN Tersangka

Panik Dikira Begal, Pilih Langsung Kabur

Mendengar teriakan dan acungan pedang di jalan sepi, Yuyu yang dilanda kepanikan sempat menduga dirinya menjadi sasaran aksi pembegalan.

Tak ingin mengambil risiko keselamatan nyawanya dan sang istri, Yuyu tanpa ragu menginjak pedal gas dalam-dalam untuk melarikan diri.

Beruntung, sabetan samurai pelaku tidak sempat mengenai bodi mobil.

Yuyu dan istrinya berhasil lolos tanpa mengalami luka maupun kerusakan kendaraan, meski insiden tersebut menyisakan trauma mendalam.

Usai video rekaman kejadian itu viral di media sosial, jajaran Polres Ciamis bergerak cepat melakukan penyelidikan melalui rekaman CCTV.

Petugas akhirnya berhasil mengamankan pelaku berinisial MH (25) di kediamannya pada Selasa (11/8/2026) sore beserta barang bukti sebilah samurai.

Pelaku Salah Sasaran akibat Cemburu

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar membenarkan penangkapan pelaku pengancaman tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi nekat MH dipicu masalah pribadi berupa rasa sakit hati dan kecemburuan terhadap istrinya.

Namun, mobil travel yang dikemudikan Yuyu rupanya merupakan korban salah sasaran dan bukan target asli yang dicari oleh pelaku.

"Tidak ada korban luka maupun barang yang dirampas. Polisi masih mendalami alasan mengapa mobil travel tersebut yang kemudian dihadang dan diacungi samurai," jelas AKBP Eko Iskandar. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.