Alejandro Garnacho mendapat nasihat penting dari ikon Liga Primer Brad Friedel setelah mengawali perjalanannya di Aston Villa dengan masa yang tidak mudah.
Alejandro Garnacho telah melalui 18 bulan yang berat setelah berpisah secara tidak menyenangkan dengan Manchester United dan menjalani periode yang sangat mengecewakan bersama Chelsea. Kini, saat berusaha membangun kembali reputasinya lewat masa peminjaman di Aston Villa, pemain sayap itu mendapat dukungan dari mantan kiper Brad Friedel, yang meyakini Unai Emery adalah manajer yang tepat untuk membantunya menemukan lagi performa impresifnya seperti dulu.
Kemerosotan tajam bagi Garnacho
Garnacho menghadapi periode yang penuh gejolak, dengan hanya mencetak satu gol liga selama masa singkatnya di Chelsea setelah menuntaskan transfer senilai £40 juta dari Manchester United. Masa kebersamaannya di bawah Ruben Amorim juga berakhir buruk, ditandai perselisihan terbuka di hadapan publik.
Sekarang, Garnacho bergabung dengan Aston Villa dengan status pinjaman disertai opsi pembelian, dengan tujuan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Rogers, yang baru-baru ini menandatangani kontrak dengan Chelsea dalam kesepakatan senilai £117 juta.
Terlepas dari kesulitannya, Garnacho berharap bisa menghidupkan kembali kariernya, meski ia sudah mengalami kemunduran setelah absen dalam laga Piala Super UEFA yang sedang berlangsung melawan PSG karena protokol gegar otak. Menurut wawancara eksklusif Daily Star Sport, transfer ini memang sangat masuk akal.
Friedel membela strategi transfer tersebut
Friedel menegaskan bahwa Chelsea tidak mengambil keuntungan dari Aston Villa, seraya menyoroti realitas finansial sepak bola modern.
"Saya rasa tidak demikian; bagi Aston Villa, ini adalah soal bekerja di bawah batasan regulasi dan PSR serta memilih waktu yang tepat untuk mencairkan nilai seorang pemain," jelas Friedel. Aston Villa secara konsisten mampu melewati hambatan-hambatan itu dengan efisien dalam beberapa musim terakhir. "Penting bagi klub seperti Villa untuk menyeimbangkan pembukuan ketika beroperasi sedekat itu dengan batas yang mereka hadapi," tambah Friedel.
Mantan penjaga gawang itu menilai bahwa menyeimbangkan neraca keuangan memang merupakan sebuah keharusan bagi klub-klub yang berusaha tetap kompetitif di level tertinggi permainan.
Emery memegang kunci
Friedel sangat yakin bahwa Emery adalah manajer ideal untuk membimbing Garnacho kembali ke bentuk terbaiknya. Emery telah mentransformasi Aston Villa, dan Friedel sepenuhnya mempercayai penilaiannya.
"Ditambah lagi, ketika Anda memiliki manajer seperti Emery, yang sangat berbakat dalam menjaga Aston Villa tetap berada di sekitar posisi Liga Champions, dia akan tahu tipe pemain seperti apa yang harus didatangkan untuk menambah nilai pada skuad," ujarnya. Lingkungan di Villa Park bisa menjadi panggung yang sempurna bagi Garnacho untuk kembali berkembang. "Jadi, dengan rekam jejak Emery dalam bekerja dengan para pemain, Garnacho akan menjadi salah satu pemain yang akan ditangani Emery secara dekat untuk memastikan dia bisa bermain dalam performa terbaiknya," pungkas Friedel.
Apa berikutnya untuk Garnacho?
Garnacho saat ini masih menyaksikan dari pinggir lapangan ketika Aston Villa menghadapi PSG di Piala Super UEFA. Setelah dinyatakan lolos dari protokol gegar otak, ia akan berusaha menjalani debutnya di Liga Primer bersama klub tersebut dan membungkam para pengkritiknya.
Sementara itu, Rogers bisa menjalani debutnya yang sangat dinantikan bersama Chelsea akhir pekan ini melawan Real Sociedad di Stamford Bridge setelah masa istirahat pasca-Piala Dunia yang diperpanjang.