TRIBUNBATAM.id - Kabar mengejutkan datang dari kehidupan setelah perceraian konten kreator Wardatina Mawa dan pengusaha muda Insanul Fahmi.
Di tengah proses adaptasi dengan status baru mereka, beredar rumor bahwa Insanul kini harus berjuang menyambung hidup dengan berjualan sayur.
Saat ditemui di kawasan Bogor, Jawa Barat, Mawa mengaku belum mendengar perkembangan kondisi terbaru dari mantan suaminya tersebut.
"Aku enggak tahu," kata Mawa, dikutip dalam Tribunnews.com, Kamis (13/8/2026).
Hak Asuh Anak dan Kesepakatan Mediasi
Pernikahan Mawa dan Insanul yang telah dibina selama kurang lebih tujuh tahun resmi berakhir setelah Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Sumatera Utara, mengabulkan gugatan cerai Mawa pada 8 Juli 2026.
Dari keputusan perpisahan tersebut, hak asuh atas anak tunggal mereka jatuh ke tangan Mawa.
Meski demikian, berdasarkan hasil kesepakatan mediasi, Insanul tetap diberikan akses penuh untuk bertemu dan meluangkan waktu bersama sang buah hati.
Perpisahan ini membawa dampak emosional tersendiri bagi Insanul.
Ia sempat menyatakan merasa kehilangan banyak hal dalam hidupnya dan menganggap fase terpuruk ini sebagai bentuk ujian.
Baca juga: Beda Jauh, Insanul Fahmi Bongkar Perbandingan Sifat Wardatina Mawa dan Inara Rusli
Tanggapan Mawa Soal Dugaan Insanul Berjualan Sayur
Menanggapi dinamika psikologis mantan suaminya, Mawa memandang bahwa roda kehidupan dan ujian adalah hal yang tak terhindarkan bagi setiap orang.
Ia melihat situasi ini sebagai sarana evaluasi diri bagi kedua belah pihak.
"Jadi menurut aku kan setiap manusia kan pasti diuji ya, diuji sama Allah. Karena mungkin takdir yang udah Allah berikan itu, itu jadi introspeksi diri kan seperti yang dia bilang," ujar Mawa.
Terkait kabar peralihan profesi Insanul yang kini memilih berjualan sayur demi bertahan hidup, Mawa menyikapinya secara realistis.
Baginya, langkah tersebut adalah bentuk usaha yang wajar dalam menghadapi tekanan hidup, sejalan dengan perjuangan yang juga sedang ia tempuh secara personal.
"Ya itulah salah satu bentuk ikhtiarnya dia mungkin ya, ikhtiarnya dia untuk survive ya, mungkin ya dia survive, aku juga survive," lanjutnya.
Fokus Introspeksi Diri dan Move On
Mengenai adanya rasa penyesalan yang diutarakan oleh Insanul terkait keretakan rumah tangga mereka, Mawa memilih untuk tidak terjebak dalam nostalgia maupun narasi masa lalu.
Ia menegaskan pentingnya fokus pada pembenahan diri dan melangkah maju menjalani takdir masing-masing secara dewasa.
"Semua terlambat ya, Kak. Enggak ada yang harus disesali, yang ada yang harus introspeksi diri aja. Kita sama-sama saling introspeksi diri," tegasnya.
(TribunBatam.id)