TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Bantuan demi bantuan terus berdatangan untuk korban drag race maut di Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Kali ini, anggota DPRD Kotamobagu Panji Merdeka Putra mendatangi rumah delapan korban drag race maut yang ada di kecamatan Bilalang dan Kotamobagu Utara, Kotamobagu, Rabu 12 Agustus 2025.
Panji datang bersama sang istri untuk menyerahkan santunan dan bantuan sembako kepada para korban.
Baca juga: Terungkap, Dugaan Penyebab Kecelakaan Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton
Tak hanya itu, ia juga mendengar langsung cerita dari para keluarga korban terkait insiden naas tersebut.
Ditengah suasana duka, sejumlah keluarga menyampaikan apresiasi karena Panji meluangkan waktu datang langsung ke rumah mereka.
Murdani Pobela salah satu keluarga korban berterima kasih atas kepedulian dari Panji Merdeka Putra.
Menurutnya, bantuan santunan dan sembako ini sangat berarti bagi mereka yang sedang berduka.
"Hari ini kita akan gelar doa tiga malam, bantuan ini sangat berarti," ungkapnya.
Ucapan serupa disampaikan Nolanda Putong, menantu almarhum Ali Ponamon.
Ia mengatakan keluarga korban merasa mendapat perhatian ditengah masa sulit yang sedang mereka jalani.
“Kami sekeluarga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Pak Benny Rhamdani yang telah hadir ditengah keluarga yang sedang berduka,” ujarnya.
Panji datang mewakili keluarga Benny Rhamdani dan Sri Tanti Angkara.
Ia menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga yang kehilangan anggota keluarganya dalam kecelakaan tersebut.
"Karena kesibukan di Jakarta, Ayah (Benny Rhamdani) dan Bunda (STA) menyampaikan permohonan maaf karena belum berkesempatan hadir ditengah keluarga yang berduka," katanya.
"Saya mewakili keluarga besar menyampaikan turut berduka cita, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan korban yang masih dirawat secepatnya diberikan kesembuhan,” ujar Panji.
Ia berharap santunan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga korban, meski nilainya tidak akan sebanding dengan kehilangan yang mereka alami.
“Semoga santunan ini sedikit menghibur dan meringankan kebutuhan mendesak keluarga,” ujarnya.
Panji juga mengajak semua pihak menjadikan tragedi tersebut sebagai pelajaran.
Menurut dia, setiap kegiatan yang melibatkan kendaraan berkecepatan tinggi harus menempatkan keselamatan sebagai prioritas.
“Peristiwa ini harus menjadi pelajaran berharga agar ke depan keselamatan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang kita selenggarakan,” tandas politisi partai Hanura tersebut. (Nie)
Berikut daftar korban meninggal dunia di dua rumah sakit Kota Kotamobagu:
1. Di RS. Monompia:
- Harianti mokoginta, bilalang 3 Utara (MD)
- Nilawati Mokodongan, Pontodon Induk (MD) .
- Ali Jojang, bilalang 4 (MD) .
2. Di Rs. Pobundayan:
- Lisma Mokoginta, Bilalang Utara (MD) .
- Ali Ponamon, Pontodon Induk (MD)
- Risna Longkun, Bilalang Baru (MD)
- Biyo Mokoagow, Bilalang 3 (MD)
- Rugaina Menangis, Bilalang IV (MD)
Insiden maut tersebut terjadi pada drag bike yang berlangsung di Kelurahan Ipai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
Berjarak sekitar 184 km dari Kota Manado, ibu kota Sulawesi Utara.
Kejadian Minggu 9 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WITA.
Turnamen ini tercatat diikuti 590 starter kelas sepeda motor dan 337 starter kelas mobil.
Sementara mobil yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui adalah pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe bernama Tian Ngantung.
Ia turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Tian awalnya melaju seperti biasa dalam lintasan balap.
Tidak terlihat adanya kendala saat mobil melaju menuju garis finis.
Namun, setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan kemudian menabrak sejumlah penonton yang berdiri di sisi arena.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penonton menjadi korban.
Pasca-insiden, pelaksanaan drag race di lokasi tersebut dihentikan.
Para korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi juga sudah mengamankan mobil jenis Honda Jazz yang terlibat tragedi drag race.
Mobil milik tim Pangeran 05 McJoe yang dikendarai Tian Ngantung itu kini berada di Mapolres Kota Kotamobagu.
Ketua panitia drag race Lucky Sugeha sempat terlihat mendatangi para korban di RS.
Lucky Sugeha menegaskan siap bertanggungjawab atas musibah itu.
Ia juga akan menanggung sepenuhnya biaya pengobatan para korban di rumah sakit.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini