TRIBUNNEWS.COM - Penyanyi Sandhy Sondoro mulai merintis karier dunia tarik suara sejak 1998 di Jerman.
Karya-karyanya hingga kini masih terus dicintai para fans, meski sudah 28 tahun bermusik.
Bahkan Sandhy Sondoro baru saja menggelar intimate concert di Solo pada 8 Agustus 2026.
Ternyata, caranya tetap bertahan ala Sandhy Sondoro dalam dunia musik hingga sekarang diungkap lewat wawancara eksklusif di kantor Tribunnews, Karanganyar, Jawa Tengah.
Meski disadari pelantun Tak Pernah Padam itu, tidak ada rumus pasti yang membuat seseorang tetap eksis di dunia hiburan.
Namun ia berpesan agar selalu bersikap positif dengan persaingan di industri musik.
Sandhy Sondoro meminta agar tidak ada iri dengki dengan kesuksesan musisi lainnya.
Baginya, penyanyi yang populer dengan genre Jazz dan Blues ini, hanya ingin fokus bernyanyi saja tanpa memikirkan hal lain.
"Itu nggak ada rumusnya, intinya jangan kita iri dengan kesuksesan orang lain, nyanyi aja," ujarnya, dikutip Jumat (14/8/2026).
Lanjut, pria kelahiran 12 Desember 1973 ini, juga tidak mau menganggap musisi pendatang baru sebagai saingan.
Alih-alih pensiun, Sandhy memilih untuk bertahan lewat cara beradaptasi dengan di era musik terbaru.
Baca juga: Jelang Intimate Concert, Sandhy Sondoro Jatuh Hati pada Kota Solo: Tentram, Kulinernya Best
Pun sebagai musisi yang sudah puluhan tahun berkecimpung di industri musik, Shandy juga menyinggung agar tidak perlu idealis dalam bermusik.
Hal itu akan membuat karyanya tidak berkembang karena kurang adaptasi dengan era sekarang.
"Saya nggak pernah ngelihat orang lain sebagai saingan, ya nggak tahu orang lain ke saja. Cuman saya sih enak aja di bawanya," jelasnya.
"Kita harus bisa beradaptasi, jangan terlalu idealis," pesannya.
"Kita tetap adaptasi jaman tapi nggak sampai menjual jiwa kita."
"Sekarang top soundnya kayak apa, kita harus terus terinformasi," lanjutnya menimpali.
Baca juga: Cerita Romansa, Lagu Baru Sandhy Sondoro Singgung Perpisahan yang Dewasa
Setelah sukses dengan projek Intimate Concert-nya di Srikaton ballroom, Zigna, Kampung Batik Laweyan, Shandy sudah menyiapkan rencana besar ke depannya.
Termasuk pada besok, Sabtu (15/8/2026), ia akan menghibur para penggemarnya yang berada di Berlin, Jerman.
"Besok tanggal 15, saya akan perform di Berlin," sambungnya lagi.
Melansir Instagram pribadinya, Sandhy juga akan tampil mengisi acara di acara TRIBUTE TO 2D.
Yakni acara malam penuh nostalgia untuk merayakan karya dan musik 2D yang tak lekang oleh waktu.
Kemeriahan momen itu digelar di Deheng House di Jalan Taman Kemang No. 32, Jakarta Selatan pada 26 Agustus 2026
(Tribunnews.com/Ayu)