TRIBUNNEWS.COM - Marc Marquez mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi bahu dan lengan kanannya setelah menjalani akhir pekan yang sulit pada MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone.
Juara dunia bertahan itu berharap kondisi lengannya menjadi lebih kuat setelah jeda musim panas, tetapi justru mengalami akhir pekan buruk di seri balapan Inggris.
Kekhawatiran tersebut muncul setelah Marquez mengaku tidak mampu mengendalikan lengan kanannya secara normal saat menjalani balapan utama.
Dalam video terbaru Inside Ducati di YouTube, ia terlihat dikelilingi anggota tim setelah balapan dan memberikan gambaran mengenai kondisi fisiknya yang membuat Ducati ikut waspada.
"Hari ini bannya lebih baik, tetapi secara fisik saya tidak berada dalam kondisi yang seharusnya," ujar Marc Marquez.
Pembalap Ducati Lenovo Team itu kemudian mengungkapkan kondisi yang lebih mengkhawatirkan.
Baca juga: Ducati Dibungkam Aprilia di MotoGP Inggris 2026, Gigi DallIgna: Ada Hari yang Lebih Baik
Terlebih ketika mengatakan dirinya sempat merasa berada dalam risiko mengalami kecelakaan akibat masalah pada lengan kanannya.
"Saya berada dalam risiko mengalami kecelakaan, saya tidak bisa mengendalikan lengan kanan saya," kata Marc.
Masalah fisik tersebut semakin terasa ketika Marc membandingkan performanya pada balapan dengan sesi latihan sebelumnya, terutama karena ia sempat kehilangan bagian depan motor di tikungan pertama dan kesembilan.
"Dibandingkan dengan sesi latihan, saya kehilangan bagian depan di Tikungan 1 dan 9, saya tidak menyukainya," tutur pembalap asal Spanyol tersebut.
Kondisi itu menjadi pukulan tersendiri bagi Baby Alien karena ia datang ke Silverstone dengan harapan dapat meningkatkan performa fisiknya setelah pemulihan selama jeda musim panas.
Namun, masalah yang muncul justru membuatnya kesulitan mempertahankan kecepatan hingga akhirnya hanya menjadi pembalap Ducati ketiga yang finis dalam balapan utama.
Marc berada di belakang adiknya, Alex Marquez, yang menjadi pembalap Ducati terbaik, serta Fabio Di Giannantonio dari VR46 Ducati yang juga tampil lebih baik sepanjang balapan.
Hasil tersebut semakin merugikan posisi Marc dalam klasemen karena ia kini tertinggal 40 poin dari Jorge Martin yang berada di puncak persaingan gelar juara dunia.
Situasi tersebut menjadi perhatian serius karena persaingan menuju gelar masih panjang.
Sementara kondisi fisiknya menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi perjuangannya pada seri-seri berikutnya.
Kesulitan Ducati di Silverstone tidak hanya dialami Marquez. Francesco Bagnaia bahkan gagal mencapai garis finis setelah mengalami kecelakaan dari posisi ke-15.
Bagnaia mengaku tidak memahami secara pasti penyebab kecelakaan tersebut sehingga menambah buruk akhir pekan Ducati yang sebelumnya sudah kesulitan bersaing dengan Aprilia.
"Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya, kecelakaan itu terjadi pada sebuah fase..." ujar Bagnaia setelah balapan.
Pembalap Italia tersebut kemudian menduga ada kemungkinan terdapat sesuatu di permukaan lintasan yang terlepas atau jatuh dari pembalap lain sebelum kecelakaan terjadi.
"Mungkin ada sesuatu di permukaan lintasan yang dijatuhkan seseorang, itu tidak mungkin," kata Bagnaia.
Hasil tersebut terasa semakin kontras karena Aprilia justru mampu menyapu bersih podium Silverstone, sedangkan Ducati harus menerima kenyataan bahwa mereka tidak berada dalam performa terbaik.
Bagi Marc, persoalan utama kini bukan sekadar kehilangan poin di Silverstone, tetapi memastikan kondisi lengan kanannya kembali membaik agar mampu menghadapi rangkaian balapan berikutnya.
(Tribunnews.com/Niken)