Kereta Maglev Eksperimental China Tembus Kecepatan 800 Km/Jam, Pecahkan Rekor Akselerasi
Amirullah August 13, 2026 12:22 PM

 

SERAMBINEWS.COM - China kembali menegaskan dominasinya di bidang teknologi transportasi darat.

Sebuah kendaraan maglev (levitasi magnetik) eksperimental berhasil melaju hingga kecepatan 800 kilometer per jam (km/jam) hanya dalam waktu 5,3 detik dari posisi diam.

Pengujian berkecepatan ekstrem tersebut berlangsung di lintasan sepanjang 1 kilometer di Donghu Laboratory, Provinsi Hubei, China. Capaian ini resmi memecahkan rekor dunia baru untuk kategori akselerasi maglev jarak pendek.

Tak sekadar mengejar kecepatan kilat, pengujian ini juga berhasil membuktikan keandalan sistem pengereman.

Kendaraan nirawak seberat 1,1 ton tersebut mampu dihentikan secara aman dan terkendali dalam jarak sekitar 200 meter setelah menyentuh puncak kecepatan 800 km/jam.

Uji Empat Teknologi Kunci

Pengembangan transportasi supercepat tidak hanya berfokus pada seberapa cepat kendaraan melaju, tetapi juga bagaimana mengendalikannya saat bergerak dalam kecepatan ekstrem.

Gaya magnet pada teknologi maglev memungkinkan kendaraan "terapung" sedikit di atas rel sehingga mengeliminasi gesekan mekanis. Kumparan magnet di sepanjang lintasan kemudian menyuplai dorongan elektromagnetik untuk melontarkan kendaraan ke depan.

Menurut laporan media lokal CCTV, pengujian kali ini dipakai para peneliti untuk menguji batas maksimal dari empat teknologi krusial:

  • Penyaluran energi berdaya tinggi saat akselerasi instan.
  • Sistem propulsi elektromagnetik jarak pendek.
  • Pengendalian stabilisasi levitasi pada kecepatan sangat tinggi.
  • Sistem pengereman darurat yang presisi dan aman.

Baca juga: 26 Guru dan Operator Madrasah Bireuen Ikuti Bimtek EMIS GTK dan Aplikasi MAGIS

Tiga Kali Tumbangkan Rekor Sendiri

Capaian 800 km/jam ini bukanlah keberuntungan instan, melainkan hasil dari rangkaian penyempurnaan bertahap yang dilakukan para ilmuwan China.

  • Juni 2025: Pengujian perdana mencatatkan rekor 650 km/jam dalam waktu 7 detik.
  • Pengujian Lanjutan: Kecepatan ditingkatkan secara berkala ke angka 700 km/jam, lalu menyentuh 798 km/jam dengan durasi akselerasi yang terus memendek.
  • Agustus 2026: Target puncak 800 km/jam sukses ditembus dalam rentang 5,3 detik saja.

Di lokasi terpisah, tim peneliti dari National University of Defense Technology (NUDT) China juga tengah mengembangkan varian maglev ekstrem lainnya. Dalam salah satu uji coba, kendaraan buatan NUDT bahkan sanggup menyentuh 697 km/jam hanya dalam kurun waktu 2 detik.

Baca juga: Tragedi Kedondong Tumbang, Kampung Puli Pidie Kehilangan Tujuh Ibu

Melampaui Kereta Komersial, Bukan untuk Penumpang

Sebagai pembanding, kecepatan pengujian maglev eksperimental ini jauh meninggalkan armada kereta cepat komersial yang beroperasi saat ini:

  • Kereta Cepat Komersial China (CRH/Fuxing): ~350 km/jam.
  • Kereta Maglev Komersial (China & Jepang): ~320 km/jam.
  • Maglev Eksperimental Donghu: 800 km/jam (2,3 kali lebih cepat dari kereta cepat biasa).

Kendati demikian, kendaraan maglev eksperimental ini belum dirancang untuk mengangkut penumpang umum. Para ilmuwan berencana memanfaatkan prinsip dorongan magnetik supercepat ini untuk kebutuhan lain, salah satunya sebagai sistem peluncur bantuan berkecepatan tinggi untuk roket ruang angkasa dan pesawat tempur.

Ke depan, China juga terus mengembangkan konsep maglev di dalam tabung hampa udara (vacuum tube). Dengan meniadakan hambatan udara, kendaraan berpotensi meluncur lebih cepat lagi.

Namun, tantangan besar seperti tingginya biaya pembangunan infrastruktur, kebutuhan rel berspesifikasi presisi tinggi, serta faktor keselamatan manusia masih menjadi kendala utama sebelum teknologi ini diproduksi secara massal.

(Serambinews.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.