Bianca Shakila Padukan Musik Tradisional dengan Hip-Hop Modern di Single Jaran Kepang
M Altaf Jauhar August 13, 2026 12:30 PM

Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi muda asal Jawa Tengah, Bianca Shakila, kembali meramaikan industri musik Tanah Air lewat karya terbaru bertajuk "Jaran Kepang". Melalui lagu tersebut, Bianca membawa misi untuk memperkenalkan kembali kesenian tradisional Jawa kepada generasi masa kini.

Pemilihan tema Jathilan atau Jaranan dalam lagu tersebut menjadi bentuk kecintaan Bianca terhadap warisan leluhur. Menurutnya, musik dapat menjadi jembatan bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat identitas budaya mereka sendiri.

“Aku pengen sekali lewat lagu Jaran Kepang ini aku bisa nguri-uri budaya Jawa, yaitu kesenian Jathilan atau Jaranan,” ujar Bianca Shakila.

Proses penciptaan lagu ini bermula dari pengalaman spiritual yang dialami Bianca pada pertengahan 2026. Ia mengaku mendapatkan inspirasi ketika merayakan salah satu momen sakral dalam penanggalan masyarakat Jawa.

“Lagu ini jujur tercipta saat mendapatkan inspirasi di Malam Suro 2026 kemarin,” kata Bianca.

Dalam proses penulisan lirik, Bianca berusaha menyisipkan pesan positif agar lagu tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memiliki nilai bagi pendengarnya. Bianca turut memasukkan unsur tradisional yang memberikan nuansa mistis sekaligus edukatif. Salah satunya melalui penggunaan mantra yang menjadi bagian dari lirik lagu.

Irama Jathilan dan Musik Modern

Bianca Shakila. (ist)
Bianca Shakila. (ist)

“Part lirik di dalamnya ada pesan yang mendalam dan di antara lirik sederhananya juga terselip mantra-mantra yang punya manfaat untuk kita bila bisa memanfaatkannya,” jelas Bianca.

Dari sisi musikalitas, Bianca bereksperimen dengan memadukan irama tradisional Jathilan dan musik modern. Dalam penggarapannya, ia menggandeng musisi Cak Bram serta tim Musiclabs untuk menghasilkan komposisi yang energik.

“Tujuannya memberi tawaran baru kepada penikmat musik yang suka hip hop, koplo, dan remix,” tuturnya.

Kenalkan Jathilan ke Generasi Muda

Bianca berharap "Jaran Kepang" dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk kembali mengenal dan mencintai seni Jathilan. Ia ingin kesenian yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut tetap dikenal di tengah perkembangan musik modern.

“Harapannya kesenian Jaran Kepang bisa dikenal oleh anak-anak generasi sekarang. Karena kebetulan memang Jathilan merupakan tradisi yang punya nilai luhur di tanah air kita,” pungkas Bianca.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.