TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Seorang remaja berinisial RK (16) menjadi korban pembacokan di Jalan Kesadaran, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 01.30 Wita. RK saat itu sedang dalam perjalanan menggunakan sepeda motor bersama seorang rekannya.
Saat melintas di lokasi kejadian, perjalanan keduanya tiba-tiba terhenti setelah sekelompok orang menghadang mereka.
Baca juga: Remaja 16 Tahun di Polman Jadi Korban Pembacokan, Pelaku Kabur
Baca juga: Lirik dan Makna Lagu Risalah Hati Dewa 19, Tentang Cinta yang Tak Menyerah
Para terduga pelaku kemudian menanyakan identitas seseorang kepada RK. Namun, korban mengaku tidak mengetahui orang yang dicari tersebut.
Situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan. Tanpa diduga, RK dibacok dari arah belakang menggunakan senjata tajam ketika masih berada di atas sepeda motor.
Akibat serangan tersebut, RK mengalami luka terbuka pada bagian punggung.
Rekan korban yang melihat kejadian tersebut kemudian berupaya menyelamatkan RK. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pratama Wonomulyo untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, para terduga pelaku meninggalkan lokasi dan melarikan diri setelah melakukan pembacokan.
Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna mengatakan, berdasarkan keterangan awal korban, RK tidak memiliki persoalan dengan para terduga pelaku.
Polisi pun menduga aksi pembacokan tersebut terjadi karena korban merupakan salah sasaran.
“Dugaan motifnya ini mengarah ke salah sasaran, terduga pelaku ini dendam dan mencari seseorang, tapi salah sasaran,” kata Sandy kepada wartawan.
Menurut Sandy, korban dan para terduga pelaku juga tidak saling mengenal.
Keterangan tersebut diperoleh polisi saat korban menjalani perawatan di rumah sakit.
“Keterangan korban waktu di rumah sakit tidak memiliki permasalahan sebelumnya dengan terduga pelaku,” ungkapnya.
Polisi kini melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku. Identitas mereka telah dikantongi penyidik berdasarkan keterangan yang disampaikan korban.
Pihak kepolisian juga meminta keluarga korban mempercayakan proses penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.
Polisi masih mendalami kronologi lengkap dan motif di balik aksi pembacokan yang menimpa remaja tersebut.(*)