Alasan Megawati Tolak Tawaran Prabowo Masuk Kabinet: PDIP di Luar Jadi Penyeimbang, Bukan Oposisi!
Laksmi Anindita August 13, 2026 02:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa partainya telah menolak tawaran untuk masuk ke dalam kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Megawati dalam acara Ekspose Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Senin (10/8/2026).

Baca juga: Sidang Dokter Tifa Ditunda Lagi karena Absen, Hakim PN Jaktim Tolak Permintaan Wajib Lapor dari JPU

Megawati mengatakan dirinya telah menyampaikan keputusan tersebut secara langsung kepada Presiden Prabowo dengan cara yang baik.

"Saya minta untuk, saya datang benar, ngomong baik-baik, saya tidak akan, ditawari untuk masuk, saya tidak masuk ke kabinet Pak, terima kasih banget," ujar Megawati.

Baca juga: Megawati Tegas Akui Bukan Oposisi! PDIP di Luar Kabinet & Jadi Penyeimbang Pemerintahan Prabowo

Megawati menjelaskan, PDIP memilih berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang. Ia menegaskan posisi tersebut tidak berarti PDIP menjadi oposisi.

Menurut Megawati, Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial yang tidak mengenal istilah oposisi maupun koalisi seperti dalam sistem parlementer.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati juga menanggapi pihak-pihak yang mempertanyakan istilah "penyeimbang" yang digunakan PDIP untuk menggambarkan posisinya di luar pemerintahan.

Megawati menyindir pihak yang mengkritik pilihan tersebut dan menilai mereka tidak memahami sistem tata negara.

Ia kemudian melontarkan pernyataan bernada keras terhadap pihak yang mempertanyakan posisi PDIP sebagai penyeimbang.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.