Sakit Hati Sering Jadi Bahan Candaan Teman Kerja, Pegawai Diskominfo Kukar Nekat Bakar Kantor
Laksmi Anindita August 13, 2026 02:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Kebakaran terjadi di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (11/8/2026) pagi.

Peristiwa itu dilaporkan sekitar pukul 07.20 WITA dan terjadi di ruang rapat lantai tiga kantor yang berada di Jalan Pahlawan, Tenggarong.

Sebelum api muncul, seorang pegawai berinisial MFA diduga masuk ke ruang rapat tersebut sambil membawa wadah berisi bahan bakar jenis Pertalite.

MFA kemudian diduga menyiramkan bahan bakar di bagian belakang pintu ruang rapat.

Setelah itu, ia menyalakan Pertalite menggunakan korek api hingga memicu kebakaran.

Saat api mulai menyala, MFA melihat salah seorang saksi berada di sekitar lokasi.

Baca juga: Beda Haluan Politik! Megawati Tolak Masuk Kabinet Prabowo, PDIP Siap Jadi Penyeimbang Pemerintahan

Ia kemudian langsung berlari meninggalkan ruang rapat melalui tangga.

Saksi lain juga sempat melihat MFA berlari sambil membawa wadah yang sebelumnya digunakan untuk membawa bahan bakar.

Setelah meninggalkan lokasi, MFA diduga sempat menekan tombol emergency yang berada di depan ruang IKP.

Api terus membakar bagian dalam ruang rapat hingga petugas dan masyarakat datang melakukan pemadaman.

Sekitar pukul 08.30 WITA, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, ruangan Diskominfo Kukar mengalami kerusakan berat dengan kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap penyebab kebakaran.

Baca juga: Megawati Tegas Akui Bukan Oposisi! PDIP di Luar Kabinet & Jadi Penyeimbang Pemerintahan Prabowo

Dari lokasi, petugas mengamankan tiga kamera CCTV, sisa material terbakar, satu galon air mineral berkapasitas 19 liter, serta satu botol air mineral berukuran 1,5 liter yang diduga masih berisi sekitar satu liter Pertalite.

Hasil penyelidikan polisi kemudian mengungkap bahwa kebakaran tersebut bukan akibat korsleting listrik.

MFA yang merupakan pegawai outsourcing kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan diduga menjadi orang yang sengaja memicu kebakaran tersebut.

Polisi menyebut aksi itu dipicu kekesalan MFA karena kerap menjadi sasaran bullying oleh rekan kerjanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.