TRIBUNWOW.COM - Sosok pria yang merekam dan menegur tukang cukur di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan setelah pihak kecamatan memastikan pria tersebut bukan pegawai kecamatan.
Pria tersebut diketahui ikut berada dalam rombongan Camat Rancabungur Dita Aprillia saat mendatangi tempat pangkas rambut milik Nurhidayat alias Abuy.
Kedatangan rombongan tersebut berkaitan dengan imbauan pemasangan bendera Merah Putih menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Saat Abuy sedang memotong rambut pelanggan, pria tersebut mengarahkan kamera ponsel kepadanya dan mempertanyakan alasan belum memasang bendera Merah Putih di depan tempat usahanya.
Teguran tersebut disampaikan dengan nada tinggi hingga terjadi perbedaan pendapat. Rekaman kejadian itu kemudian viral dan mendapat perhatian luas di media sosial.
Namun, sosok pria yang merekam video tersebut kini justru dipertanyakan.
Pasalnya, pihak Kecamatan Rancabungur memastikan pria yang terlihat dalam video bukan merupakan pegawai kecamatan.
Keterangan tersebut membuat Abuy mengaku heran. Sebab, pria itu terlihat ikut dalam rombongan saat dirinya didatangi ke tempat usaha.
Baca juga: Viral! 3 Siswi Berseragam Pramuka di Bogor Ditampar Bergilir, Polisi dan Satgas Pelajar Turun Tangan
Abuy kemudian mempertanyakan tujuan pria tersebut merekam dan menegurnya hingga video kejadian tersebut tersebar di media sosial.
Ia berharap pria yang merekam video tersebut bersedia muncul ke publik dan memberikan klarifikasi.
"Makanya kan semua netizen tuh mengecam dia kan sekarang, nyari akun dia kan udah mencoreng nama baik kecamatan juga," kata Abuy.
Sebelumnya, video tersebut membuat Abuy sempat merasa tertekan karena khawatir dengan komentar warganet.
Namun, Abuy kemudian mendapat banyak dukungan setelah melihat sejumlah warganet membela dirinya.
Meski keberatan karena direkam tanpa izin, Abuy memilih tidak memperpanjang persoalan tersebut.
Ia juga bersedia mengklarifikasi ucapannya mengenai "belum merdeka".
Sebagai bentuk iktikad baik, Abuy telah memasang bendera Merah Putih di depan tempat usahanya.
Hingga kini, sosok pria yang merekam dan menegur Abuy masih menjadi perhatian setelah pihak Kecamatan Rancabungur menyatakan pria tersebut bukan pegawai kecamatan. (*)